Chapter 5 (REVISI)

42 3 0
                                    

     Para gadis itu sudah terkumpul di airport mereka cukup khawatir karena sedari tadi madison belum terlihat. "Candy bagaimana ini" ucap chloe bingung. "tidak tau bitchy aku juga bingung huft." ucap candy tegang. "tenanglah madison pasti datang" ucap mom ti sambil tersenyum. "i -hope that mom" ucap candy

***

"jadi apa yang ingin kau sampaikan mad?" ucap lou dengan sedikit kekepoannya. "begini lou- aku mengerti permasalahan dengan candy. " ucap madison sedikit parau. "ya dia-mengecewakanku sungguh." ucap lou dengan tertunduk. "haha you don't know her so well ya? " ucap madison dengan tertawa masam."what do you mean?" ucap lou bingung. "lou begini baiklah pesawat ku akan berangkat dalam 20 menit lagi aku akan jelaskan dengan cepat begini lou kau meminta gigi untuk menyampaikannya bukan? menyampaikan bahwa kau ingin bertemunya di restaurant yang biasa kalian datangi kan? tetapi candy tidak datang? how dare you are berfikiran bahwa candy tidak mau datang kau tau lou? itu harapan yang paling ia tunggu tetapi kau salah orang untuk menitipkan pesan itu lou, gigi tidak memberi tau candy apapun tentang kau dia tidak memberitaunya kalau kau ingin menemuinya aku tidak tau pasti alasannya but itu yang terjadi dan sekarang aku harus pergi bye" ucap madison panjang lebar setelah itu dia beranjak pergi dan mencari taxi untuk mengantarnya ke airport

"what the fuck ternyata ini bukan kemauan candy? tetapi aku sudah membuatnya kecewa dan sedih how dare i am?" ucap lou sambil melangkahkan kakinya keluar dari starbuck dengan perasaan yang sangat menyesal karena telah menyalahkan candy dengan apa yang terjadi sekarang dia berfikir dia harus menemui candy untuk meminta maaf, lou dengan sigap memacu mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.

"guys" teriak seseorang yang membuat beberapa gadis itu menoleh dengan cepat."MADISON OH MY FUCKING GOD! KUKIRA KAU DIBUNUH ORANG ATAU BAHKAN DICULIK DAN MENGHILANG ENTAH KEMANA OH MY GOD!" pekik chloe dengan histeris. "Brengsek kau jadi maksudmu kau mendoakanku akan hal itu huh jangan sampai tuhann!!" ucap madison tertawa. "eum memangnya kau darimana madison?" ucap gigi. "menemui seseorang di starbuck untuk membicarakan hal penting" ucap madison tersenyum.

***

sekitar 5 menit mereka berbincang-bincang mereka mendengar ada panggilan untuk pesawat yang ingin mereka naikki dengan segera mereka berjalan menaikki pesawat itu dan sempat mengambil beberapa foto dan ucapan-ucapan perpisahan dengan para orang tua setelah itu mereka semua sudah dipesawat dan tinggal menunggu waktu mereka akan lepas landas.

sementara lou baru saja tiba diakibatkan macet yang sangat hebat tadi dia saja meninggalkan mobilnya dijalanan agar bisa lebih cepat kesini but nihil mereka sudah pergi candicenya sudah pergi lou hanya melihat beberapa orang tua mereka dengan penuh kecewa lou berbalik dan ingin pergi but mom san yang melihat lou langsung memanggilnya. "lou" teriak mom san dan dengan cepat lou menoleh dan mendatangi mom san. "yes mom?" tanya lou pelan. "mengapa kau disini?" tanya mom dengan senyum."kukira candy belum berangkat aku hanya ingin memberikan ini mom" ucap lou sembari tersenyum.

"oh tapi dia sudah berangkat baru 5 menit yang lalu pesawatnya lepas landas." ucap mom dengan menunjukkan muka sedih. "it's ok mungkin inilah jalannya mom." ucap lou dengan menunduk. "hey don't worry lou i know candy love you aku akan mengirimnya lewat pos untuk candy jangan khawatir akan hal itu, walaupun memang memakan sedikit waktu yang lama agar pos itu sampai." ucap mom sansedikit terharu akan lou."yes i hope so mom aku takut kehilangannya." ucap lou bergetar."baiklah akan aku antarkan sekarang pos ini, and lou apapun yang terjadi nantinya aku yakin candy selalu memiliki perasaan yang sama seperti dulu bahkan jika ia sudah memiliki orang lainpun aku yakin tak ada satupun yang bisa mengambil tempatmu di bagian dari hatinya lou. Ia sangat mencintaimu." ucap mom san seraya mengambil amplop yang diberikan lou tadi. "aku tidak yakin akan hal itu mom but thanks mom, aku harus pergi" ucap lou tersenyum. "of course, becarefull lou take care. " ucap mom yang hanya dijawab dengan anggukkan dengan lou dan langsung berjalan keluar.


HAY READERSSS!! VOMENTS YAP

The RealityTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang