Pertanggung Jawaban

1.4K 100 0
                                        

Kring.. Kring.. Kring..

Bel pulang berbunyi saat kami berempat sedang asyik mengobrol. Semua anak langsung meninggalkan kelas kecuali anak yang piket hari ini, yaitu kami berempat.

"Kita kok, kayak piket terus" gumam bean

"Ya elah, perasaan lo aja itu mah. Karna lo gak ikhlas piketnya jadi berasa piket terus" irey kembali berpidato

Irey yang dulu cuek sekarang menjadi irey yang cerewet sepertinya. Mungkin karna dia belum minum obat kali,

"cepet piket, kalo ngomong terus kapan selesainya?"omel gerry yang langsung mengambil kemoceng

Kami berdua langsung mengambil sapu untuk menyapu dan byan membersihkan kaca. Ya, kelas kami memang kelas paling rajin soal kebersihan tapi paling malas dalam pelajaran. Rajin dalam kebersihan itu juga karna wali kelas kita. Bu Betty selaku wali kelas XII IPA 4.

Saat semua sudah bersih kami berempat langsung menuju keluar kelas "pulang yuk" ajak bean

"Ya iya lah, masa mau nginep" jawab byan sambil memutarkan bola matanya.

"Dah lah, jangan ribut mulu" ucap irey sambil menggandeng tangan bean agar tidak terjadi adu mulut.

Sekolah terlihat sepi sudah tidak ada guru dan murid. mungkin Karna sekarang sudah jam 5 sore. Saat kami berjalan dilorong lorong kelas dan melewati ruang guru. Ada seseorang yang memanggil Gerry,

"Gerry!" panggil seseorang

"Iya," Jawab spontan gerry, yang ternyata yang memanggilnya itu Pa Ryan. Tanpa banyak pikir kami berempat langsung mendekat.

"setahu saya, saya tadi hanya memanggil gerry kenapa yang mendekat orang 4" sindir pa ryan pada kami

"kan kami sohibnya pa, gak masalah kan? Kaya mau ngomong urusan negara" bantah byan yang memang dia spesialis omong

"Iya iya, kalo saya gak ada daging dirumah udah saya mutilasi kamu. Sayangnya kulkas saya sudah penuh." ucap Pa Ryan dengan santai sambil meregangkan jarinya

Kami berempat langsung bergidik ngeri. 'Pa ryan ternyata sadis juga' sepertinya itu suara hati kami berempat.

"Mana Tugas anak-anak yang saya berikan tadi?" tagih pa ryan pada gerry

M A M P U S

Irey dan Bean melotot dengan tatapan 'byan cari alasan lain!'. Akhirnya byan membuka mulut, "Emm, Kami tadi-"

"Kami tadi tidak mengerjakan pak, karna saya melihat muka anak anak lainnya yang kurang piknik itu jadi KEPUTUSAN ADA DITANGAN KETUA KELAS saya menyuruh untuk tidak mengerjakan tugas dan saya akan tanggung jawab pa" ucap gerry dengan lantang tanpa ada kegugupan sedikit pun

W O W
A M A J I N G

Kami semua langsung congo mendengar ucapan gerry. Gak nyangka kami punya ketua kelas yang bertanggung jawab. Gak salah pilih dah,

"Oke, kalian boleh pulang"

"lho pak, saya gak dihukum pak?" tanya heran gerry dengan pak ryan

"Gak. Saya tau kalo kalian gak bakal ngerjain. Saya sudah tahu tentang sifat kelasmu itu. Gak heran saya, tapi yang bikin saya kagum kamu mau bicara dengan jujur dan bertanggung jawab sebagai ketua kelas. Saya mau pulang dulu, sampai jumpa besok" pa Ryan langsung meninggalkan kami dan kami hanya diam tanpa mengeluarkan satu katapun

"woy, lo mau disini aja? Gue sih mau pulang" ucap gerry dengan senang

"eh, iya. Yuk pulang" respons irey yang tersadar dari lamunannya

GILA in LOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang