"Kamu yang telat, yang pakai kacamata, plus bando pink sini!" Ucap seseorang "cepat atau saya laporkan bk"
"iya pa," ucap Bean dan dia benar dugaanya pasti dia pa Sutrisna satpam paling galak disini
Bean dibawa kelapangan oleh pak satpam yang satu ini, daripada masuk bk mending dihukum sama satpam ini. Tapi kok kayaknya ada yang telat juga?
"Gerry? Irey? Byan? Kalian telat juga" ucap bean setelah mengetahui kalau yang telat dalah mereka bertiga
Pa sutrisna mendekati bean "siapa yang nyuruh kamu berbicara dengan keras?"
Kami semua langsung terdiam, pa Sutrisna masih saja berpidato setelah sekian lama.
"Kalian udah bawa kendaraan sendiri-sendiri aja masih telat, apalagi kalian satu mobil. Kalian saya hukum bersihkan lapangan ini, sekarang!" Bentak Satpam tua itu
"Iya pa," kami menjawab spontan tanpa harus memikirkan lapangan sebesar ini
"Ya udah, Kerjakan cepat!" kembali bentak satpam tua itu
Kami langsung berlari mengambil sapu yang ada di ujung lapangan. Dan mulai menyapu dari ujung lapangan,
"Dasar Bandot tua! Bisanya nyuruh doang! Telat aja, langsung dihukum kayak gini" omel irey sambil menyapu
"Udah, jangan ngomel terus. Kok kalian bisa ikut telat?" ucap gerry yang harus menghentikan omel an irey
"gue mbaca komik terbaru sampai gak terasa dah jam 3 pagi, karna ngantuk jadi gue tidur" jawab byan sambil mengumbarkan kebiasaan buruknya
"Kalo lo bean?" Tanya irey
"Gue? Kalo gue emm, sehabis ngechat lo terus gue kepikiran itu tuh, terus ketiduran. eh, malah kesiangan bangunnya" jawab bean dengan agak sedikit gugup
Byan menghentikan sapuannya "itu apa?"
"Masalah Cewe. Dah jangan kepo!" srobot irey yang menjawab karna takut bean gugup menjawabnya nanti malah salah ngomong,
"lha, lo berdua sendiri kenapa telat?" balas byan bertanya soal ketelatan kami
"Gue tadi malam jalan sama Ivy, karna orang tua Ivy gak mau Ivy sendirian jadi Irey yang suruh nemenin" ucap jelas gerry
Semua langsung melanjutkan menyapu tanpa ada yang menjawab ucapan gerry, karna mereka tahu pasti jawabannya ada kaitannya dengan Ivy. Ivy mulu yang ada dipikirannya,
"Ajak kita ketemuan sama Ivy lah, pasti cantik orangnya?" Gumam byan dengan keras agar gerry mendengar celotehnya itu
"Oh iya, kalian berdua belum pernah ketemu ya? Nanti pulang sekolah gue kenalin deh, okey!" Ajak Irey dengan suara afak keras juga, agar Gerry mendengar
"Sip dah," Byan mengacungkan jempolnya dan sepertinya gerry pura-pura gak dengar
Setelah kami membicarakan hal yang membuat kuping gerry panas, kami langsung melanjutkan menyapu lapangan yang besar ini,
"Akhirnya selesai juga!" Teriak byan yang langsung berbaring dirumput,
"udah jam setengah sembilan, masuk yuk" ajak irey tanpa merasa kelelahan
"masih cape irey, nanti dulu lah" manja bean sambil mengelap keringatnya
"Kantin, gue yang traktir" ucap gerry langsung berjalan ke arah kantin
Kami bertiga langsung bersemangat dan mengikuti gerry dari belakang. Lumayan gratisan,
"bu, seperti biasa!" ucap gerry dan dijawab dengan jempol oleh ibu kantin.
KAMU SEDANG MEMBACA
GILA in LOVE
HumorTiba-tiba Pa Jarwo bercerita, "Dulu ada kisah persahabatan. Dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka selalu bersama, hingga pada akhirnya mereka mulai saling mencintai satu sama lain. Dan emang ada yang berkata jika ada sahabat yang berbeda jenis kal...
