Galau

1.2K 87 0
                                        

"dan yang terakhir A untuk Abyan dipanggil Byan" lagi dan lagi Irey memperkanalkan kita

"Ivy" jawab Ivy yang masih tersenyum manis

"Byan, salam kenal" Jawab Byan juga dengan senyum manisnya

"Nah, sekarang dah saling kenal kan." ucap Irey dengan keceriannya memperkenalkan sohibnya

"Iya, masuk dulu yuk" ucap Ivy mempersilahkan kami berempat untuk masuk kedalam rumahnya

Gerry Pov

Gue masih kecewa dengan ucapan Ivy, jadi selama ini gue hanya dianggap teman? Oke, Gak masalah. Gue akan tetap berusaha sebisa gue untuk dapetin Ivy,

Semua masuk kedalam rumah Ivy satu per satu, gue menarik tangan byan. Gue harus bicara ini sama byan, entah mengapa gue merasa gak suka kalau byan dekat dengan Ivy

Byan yang ingin memasuki rumah Ivy, tangannya gue tarik keluar karna ada hal yang ingin gue bicarakan "Byan,"

"Apa ger? Gak usah narik bisa kan?" tanya kesal byan

"Jangan macam-macam sama Ivy. Meskipun dia cuman nganggap gue sebagai teman, tapi gue yakin kalau dia nanti bakal nganggap gue sebagai kekasihnya" ucap gue dengan memendam rasa kecewa pada Ivy

"Hahaha, Woles bro" jawab byan dengan tertawa kecil

Entah apa yang ada dipikirannya "Gue serius, lo malah ketawa"

"Iya iya," jawab datar byan pada gue

gue langsung berjalan kearah mobil dan meninggalkan byan sendirian. Gue gak tahan kalo harus liat Ivy, lebih baik gue pulang dan menenangkan diri

"lha, nanti gue, Irey, sama Bean pulangnya gimana?" Tanya byan bingung

Masalah lo lah? Kan lo yang pengin main kerumah Ivy. Bukan gue, ya suka-suka gue mau pulang kapan. Jadi, buat apa gue jawab. Gue tetap memasuki mobil tanpa sama sekali menoleh kearah byan.

Gue langsung pergi dan menuju kerumah. Di perjalanan gue masih terbayang oleh muka Ivy yang bicara itu. Dia memang sepertinya tak punya rasa denganku? Tapi kenapa selama ini dia mau kalau gue ajak jalan?

***

Author Pov

"Gerry, Gerry" Gumam Byan sambil menggaruk kepalanya yang gak gatal

Byan langsung masuk dan duduk disamping Irey,

"Gerry mana?" tanya Irey yang melihat hanya byan yang masuk

"Pulang," jawab byan sambil menarik dasinya agar longgar

"Lho, kenapa pulang?" sambung pertanyaan dari Bean

Byan menjawab dengan menaikan pundaknya, "Ivy kemana? Kok gak ada?"

Sebelum dijawab oleh Irey dan Bean, Ivy datang membawa minuman serta camilan dari arah dapur.

Ivy meletakan minuman satu persatu, "Gerry kok gak ada?"

"Pulang," Jawab Bean sambil meminum minumannya

"Kenapa?" tanya kembali Ivy lalu duduk di sebelah Bean

"Cie kepo. Gak tau tuh," ledek Irey dengan tawa kecil

Kami lalu berbincang-bincang macam-macam. Sampai-sampai minuman dan camilan yang diberikan Ivy sudah tinggal tempatnya.

"eh, udah habis. Aku ambilin lagi ya?" ucap Ivy lalu bangkit dari sofanya

"Gak usah, Kita mau pulang kan?" Ajak Byan sambil menggendong tasnya

"Iya, tapi kan tadi kita kesini pakai mobilnya gerry" ucap Bean dengan kebingungan

GILA in LOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang