"Makasih byan yang cantik, eh.. ganteng."ucap bean dengan perut kenyang
"Iya iya. Gue kekelas dulu males gue lama-lama disini" ucap byan dengan muka malesnya
"Hahaha, woles ae bro." ucap gerry
"Gue juga ikut byan ah. Bye" bean mengajar byan yang sudah berjalan lebih dulu
Dan sekarang yang ada dimeja kantin tinggal kami berdua
Gerry Pov
"Rey, lo gak masuk kelas ?" tanya gue basa basi
"Gak. Males, nanti aja"
"Curhat gak ya? Kalo curhat sama irey, dia mulutnya gak ember. Tapi kok dia aneh kenapa kalo diajak curhat jadi gak cuek ya ?"
"Rey, gue mau curhat dikit. Boleh gak?" walaupun gue masih ragu-ragu sih
"Ya elah, curhat tinggal curhat"
"Oke. Gue belum lama ini ketemu sama cewek. Dan sebelum gue kenal dia lebih dekat, gue dah suka duluan. Dan menurut lo kalo gue tembak cewek yang 3 hari baru gue kenal gimana ?" ucap gue panjang kali lebar
"Hemmm, karakter cewek itu beda-beda, ada yang langsung mau ada juga yang ingin kenal lebih dalam dulu. Ya, sebaiknya lo pikir pikir dulu deh."
"Hem, iya juga."
"Emang cewek yang lo maksud siapa ?"
Kringgg... Kringgg... Kringgg...
"Kapan-kapan gue ceritain, udah masuk juga." ucap gue sambil berdiri dan menuju kekelas
"Oke deh."
***
Semua anak-anak sudah bersiap untuk pulang, karena pelajaran pa Tarjo sudah selesai.
"Oke, anak-anak pelajaran telah selesai. Silahkan pulang kerumah masing-masing"
Semua anak-anak langsung pulang dengan cepat. Dan tinggalah kami berempat. Kami berempat emang selalu pulang paling terakhir, karna kami malas kalo harus berdesakan digerbang depan.
"Ger, lo masih punya utang sama gue," ucap irey dengan nada serius
"Huhhh, gerry lunasin dong, kan kasian irey" ucap bean dengan seperti biasa gak nyambung
"Hemm, rahasia apa nih ? Bukannya diantara kita gak boleh ada rahasia-rahasian ?" sambar byan
Gerry langsung natap irey dengan tatapan "P.A, ini rahasia kita berdua. Cari alasan lain"
"Bukan rahasia, tapi utang duit. Betul bean tuh! Tumben lu pinter" ucap gerry dengan sedikit gugup
"Tumben banget lo ngutang. Lo kan kaya raya?" tanya kepo byan
"Waktu itu gerry dompetnya ketinggalan, jadi gue yang mbayarin.eh, Besok ada pr biologi, jangan sampe lupa !" ucap irey dan langsung mengalihkan pembicaraan
"Ohh," jawab byan yang keliatan masih curiga
"Ya udah, pulang yuk. Gue bawa mobil nih." ajak gerry
Kami berempat langsung memasuki mobil gerry, seperti biasa bean langsung menyalakan radio dan byan molor dimobil.
"Ya elah, baru keluar dari gerbang aja udah molor." ucap irey
"Dah biasa itu mah, "
Sesampainya di komplek meraka, bean turun dengan byan karna mereka satu gang. Sedangkan irey satu gang dengan gerry
"Woy, lo mau bawa gue kemana ? Ini kan bukan jalan kerumah gue?"
"Kita ke cafe dulu, gue mau cerita lebih banyak dan mau cari solusi" ucap gerry dengan tampang coolnya itu
***
Gerry Pov
Setibanya kami dicafe kami langsung menuju tempat duduk yang berada dipojok.
"Disitu aja ya" ucap gue
"Oke," jawab irey yang langsung mengikuti gue dari belakang
"Lo mau cerita apa ? Udah sore ni,"ucap irey
"Masalah tadi, menurut lo cewek itu suka cowok yang gimana ?"
"Kan gue dah bilang, selera cewek itu beda-beda. Kalo mau bahas itu jangan sama gue. Emang cewek itu siapa ? Tanya irey dengan keras
"Lo gak bakal kenal, dia anak SMA 1 namanya Ivy."
"What ? Ivy ? Ivy alyka Jean ?" ucap irey dengan sangat sangat lah kaget
"Stttt, mulut lu bisa dijaga gak sih ?" ucap gue sambil menaruh telunjuk gue dibibir irey "kok lo tau ?"
"Dia mah sodara gue" ucap irey
"Kok gue gak pernah liat ivy di rumah lo dan lo gak pernah cerita ?" tanya gue heran yang gak pernah liat muka ivy di rumah besarnya irey
"Ya, dia pindahan dari bandung.dan dia baru pindah 2 minggu yang lalu" ucap jelas irey
"Berarti lo bisa bantu gue dong ?" minta gue pada irey dengan muka melas gue
"Hemmm, iya iya deh. Enek gue liat muka lo." sambil memalingkan mukanya dari gue
"Yuhuu, Thanks" ucap gue dengan sangat lah gembira
"Ya lah,"
***
Hahay, lama update nya ? Singkat ? Itu Wajibun :"D
Karna gue rasa cerita ini gak ada yang mbaca :"(
Oleh karena itu, Gue jadi males update
Tolong lah sisipkan vote dan comentnya #masangmukamelas
Voment kalian lah yang jadi penyemangat guwe :")
Thank's Readers❤❤❤
KAMU SEDANG MEMBACA
GILA in LOVE
UmorTiba-tiba Pa Jarwo bercerita, "Dulu ada kisah persahabatan. Dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka selalu bersama, hingga pada akhirnya mereka mulai saling mencintai satu sama lain. Dan emang ada yang berkata jika ada sahabat yang berbeda jenis kal...
