"Iya,dia satu sekoah sama gw.satu kelas malah"kao mengambil gitar rangga dan duduk di kursi kamar rangga.
"Tapi kata kayla,dia ga kenal elo."rangga memasang ekspresi bingung.
"Adek lu sensi sama gw gara-gara kejadian di kantin tadi pagi"rangga masih bingung karena kao jelasinnya setengah-setengah.
"Ahh...lu jelasinnya setengah-setengah bikin penasaran aja lo,buruan jelasin ke gw!"rangga mulai greget dengan kao.
"Udahh lah..bukan masalah besar kok,paling bentar lagi dia tunduk sama gw.hehehe"kao merasa optimis dengan ucapannya.
"Awas aja lo kalo bikin adek kesayangan gw nangis,urusannya sama gw!"kao hanya tersenyum mendengar ucapan rangga.
"Tenang ga.gw engga bakal bikin adek lo nangis.kalo boleh gw malah mau jagain dia,boleh gak?"rangga mempertajam matanya ke arah kao,setelah mendengar ucapannya.
"Boleh lah..gw percaya sama lo.Tapi inget konsekuensinya oke"kao hanya mengacungkan jempol tangannya.
"Gw mau beli makan dulu.oh Iya kao,lo nginep sini aja ya dari pada lo tidur di emperan toko.nyokap gw lagi ke bandung sebulan"kao hanya mengangguk lalu rangga pergi menggunakan motor kao.
****
"Huaammm....aduh laper.oh Iya mama kan lagi ke bandung.oke gw ke ka rangga aja lah"saat kayla akan membuka pintu dia terlebih dahulu melihat ke luar jendela tepatnya ke halaman rumah.
"Yess....kao udah pergi"kayla langsung keluar menuju kamar rangga.
Ceklek..
kayla membuka pintu kamar rangga."abangg....kayla lap_"kayla menghentikan kalimatnya.'hah..kao masih di sini?ya tuhan di tampan sekali pake baju hitam,celan jens,poni yang menghiasi wajahnya yang tampan'batin kayla yang sedang berdiri di kamar rangga.
"Woy...kenapa lo? terpesona sama gw?gw tau kalo gw tampan jagi biasa aja liatinnya"kayla langsung tersadar dari kekagumannya,saat mendengar suara kao.
"idiihh...PD banget lo.muka lo tu pasaran!!ngapain lo disini?mana kak rangga?"kao langsung menghampiri kayla dan berdiri di depan kayla.
"Rangga lagi beli makanan.gw nginep di sini, kenapa?masalah?"mata kayla langsung membulat.
"Siapa suruh lo nginep?sana pergi lo.huss..huss.."kayla kelihatan kesal sekali.
"Rangga yang nyuruh.gw juga di suruh jagain lo,ini perintah rangga dan nyokap lo"kao tersenyum kemenangan.
"HAHH..ngapain gw di jagain kaya bocah aja"emosi kayla mulai memuncak.kao hanya mengangkat bahunya.
"Ada apa sih...berisik banget dah lo berdua?"rangga menghampiri kayla dan kao.
"apa-apaan sih kak.pake nyuruh dia jagain kayla?"kayla memanyunkan bibirnya.
"biarin aja sih..kan kaka ga mau kamu kenapa-napa"rangga.
"Issh...kayla baik-baik aja kok,justru...kalo sama dia kayla bisa punya penyakit darah tinggi maksimal mal mal mal"kayla meyakinkan rangga.
"Udah..udah jangan bantah,mama kan minta kaka jagai kamu selama mama di bandung,tapi kaka kan sibuk kuliah jadi kaka tugasin kao jegain kamu.kaka percaya sama dia.kaka engga menerima pembantahan oke!"kayla hanya mengangguk dengan penjelasan rangga,karena ini juga perintah mamanya yang tidak bisa kayla tolak.
"Yaudah...kita makan, kakak udah beli makanan"rangga langsung menuju ruang makan.
"Emang enak lo?"kao menjulurkan lidahnya ke arah kayla,lalu mengikuti rangga.
"Hufff...sabar kayla sabar"kayla menghela nafas lalu menuju ruang makan.dia tidak bisa lagi menahan laparnya dan amarahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate To Be Love
Teen FictionKayla berharap tidak mempunyai masalah dengan siapa pun,tapi siapa sangka kayla mempunyai masalah dengan seseorang yang tampan. Cinta pun bersemi seiring berjalannya waktu.
