"Coba cerita sama gw"ucap rafik yang masih memeluk celsi.
"Hisk..Hisk.."
"Yaudah..nangis aja sampe lo tenang.gw juga bisa jadi pendengar cerita lo kok."ucap rafik,dia mempererat pelukannya.
"Rafik..Hisk..Hisk"suara celsi lirih.
"Hemm.."sahut rafik.
"Rafik lo bisa bunuh gw kalo kek gini."umpat celsi.rafik lalu melepas pelukannya.
"Hehehe..sorry,lagian main peluk-peluk aja"ucap rafik sambil menghapus jejak air mata di pipi celsi.Alhasil pipi celsi memerah seketika.
"Pipinya ga nahan"ucap rafik ketika melihat perubahan di pipi celsi dan mengedipkan sebelah mata.
"Mmmm..gw pergi dulu.bye"pamit celsi,dia langsung melesat meninggalkan rafik karena Pipinya yang membuatnya malu.
"Lucu banget tu anak.tapii kenapa dia nangis?bodoh kenapa gw tadi engga tanya.emmm ga papa deh jadi gw punya alesan buat ngobrol sama dia lagi."ucap rafik sendirian.kaya orang gila ngomong sendiri.
****
'Cel,lo kenapa sih?cerita sama gw dong.'ucap kayla,yang sekarang di atas ranjang celsi.
'Gw engga papa kok kay,kan gw tadi udah blang.'ucap celsi sambil mengembangkan senyum yang terpaksa untuk meyakinkan kayla.
'Engga mungkin,pasti ada apa-apa.akhir-akhir ini gw rasa sikap lo berubah,apalagi kalo gw abis ketemu dimas,sikap lo berubah engga kaya sebelum gw ketemuan sama dimas.apa jangan-jangan lo_' pertanyaan-pertanyaan yang menjanggal di dalam hati kayla di luapkan semuanya pada celsi.
Celsi mengatur nafasnya setelah mendengar pertanyaan yang membuat dadanya sesak.
'Iya kay lo bener,gw-gw suka sama dimas saat pertama ketemu dia.gw bodoh banget bisa suka sama cowok yang sahabat gw suka.maafin gw kay,gw bukan bermaksut_'
Kayla langsung memeluk celsi.
'Lo berhak kok suka sama siapa aja."kayla melepas pelukannya lalu menyentil kening celsi.
'Aduhh ko lo jahat banget sih kay.'
'Lagian lo sok tau'ucap kayla sambil cekikikan.celsi hanya mengerutkan keningnya.
'Gw sama dimas itu engga ada hubungan apa-apa.gw juga engga suka sama dia,dia udah gw anggap sebagai abang gw sendiri.jadiii nona SOK TAU lo salah faham tau gak.'jelas kayla.
Celsi mengembangkan senyum leganya.ternyata di salah faham.
'Tapi dimas perhatian banget sama lo.mungkin dia yang suka sama lo.'pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut celsi.
'Engga celsi,percaya deh sama gw'
'Iya gw percaya sama lo.best friend.'ucap celsi sambil merentangkan tangannya ingin memeluk.
'Best friend.'kata kayla lalu memeluk celsi.
****
"Ssst.."desah kayla saat merasakan kepalanya yang pening.
"Kay lo udah bangun."ucap dimas
"Dimas.celsi mana?kao mana?tadi celsi pingsan kan,kenapa gw yang di UKS?"tanya kayla.dimas yang mendengar hanya menggelengkan kepalanya.
"Lo baru sadar udah cerewet banget.tadi lo pingsan gara-gara kena bola basket gw.yaudah gw gendong aja lo ke UKS.tenang celsi di tolongin sama kao,dia juga tadi di sini.Tapi langsung pergi,ekspresinya berubah kaya jadi kesel gitu.temen lo kenapa sih?"jawab dimas panjang lebar.
Kayla langsung bangkit dari kasur lalu meningalkan dimas yang masih bingung dengan tingkah kayla.
****
"Kay..kay.lo liat dimas ga?"tanya rafik yang berpapasan dengan kayla di koridor.
"Di UKS,sorry gw buru-buru"ucap kayla.tangan rafik mencekal kayla."kay lo tau engga kenapa tadi celsi nangis?"tanya rafik.
"HAH CELSI NANGIS? sekarang dia di mana?"tanya kayla panik.
"Engga tau gw,tadi dia lari ga tau kemana."jawab rafik.
"Ohh yadah..byee kak"kayla langsung lari dengan rujuan yang tidak jelas.
****
"Wooy!!!bengong aja?"suara berat kao membuat kayla tersadar dari lamunannya.
"Isst..bisa ga sih kalo masuk kamar orang ketuk pintu dulu."
"Aw Aw Aw sorry-sorry"kao beusaha mencekal kayla yang sedari tadi menganiaya dia menggunakan bantal.
"Gila lo,jadi cewek kasar amat,kasian cowok lu entar."umpat kao.
"BODO!ngapain sih lo di kamar gw.mau macem-macem lo ya?"ucap kayla lalu menjauh kan duduknya dari kao.terbalik dengan kao,dia malah semakin mendekatkan jaraknya dengan kayla.hingga kayla sekarang berada di ujung kasur dan
"KAYLA!!"teriak kao lalau menarik kayla.
BUGG
Kao menarik kayla yang akan jatuh hingga kayla berada di atas tubuh kao.
Dua pasang mata saling bertatapan tanpa ada satupun yang mengakhirinya.nafas mereka saling beradu.
jantung?sudah di pastikan detakan jantung mereka derdegup kencang dan cepat.Wajah kao semakin mendekat sehingga hidung mereka bersentuhan.bisa di bayangin dong jaraknya seberapa deket.
Derrt...derrtt..
Getaran smart phone kayla bergetar di samping kepala kao.
"Ck.ganggu aja"decak kao kesal.lalu di meraih benda yang mengganggu tadi lalu melemparnya ke sofa kamar kayla.
"KAOoo..HP GW!!"teriak kayla,dia ingin melihat kondisi hpnya karena ulah kao.
Sepasang tangan mencegahnya,membuat kayla tidak bisa berkutik.
"Kao lepas ga,atau gw teriak nihh!!"ucap kayla sambil memberontak.Wajah kayla berubah menjadi takut dan ingin menangis.
Kao tidak menanggapinnya dia hanya tersenyum jahil.
"MAMAAAA...TOLONGGG,AKU TERNODAIII"teriak kayla histeris.
Kao tidak menghiraukan teriaka kayla.kao sangat senang jika membuat kayla kesal.di melakukan-melakukan hal konyol di kasur sehingga membuat mereka tertawa bersama.
'Lo selalu bikin gw ketawa,beban fikiran yang dari tadi gw fikirin,lenyap seketika dan berubah menjadi kebahagiaan.
Tapi perasaan apa yang muncul saat ini?mungkinkah gw suka sama lo?engaaa jangan sampe.' batin kayla.lalu dia membalas serangan-serangan konyol dari kao.
__________________________
Sorry kalo ceritanya engga seru,engga menarik,engga bikin greget dan banyak typonya.
Abis mentok otaknya.hehehe emang engga berbakat bikin cerita sihh,cuma buat isi waktu luang aja'iseng-iseng'
Kalo yang mau kasih saran,kritik atau komen yang masih wajar tulis aja.'kalo ada.Tapi engga yakin sihh'
Makasihhh...ini masih ada lanjutannya okeee, kalo yang masih penasaran sama cerita engga jelas gw tunggu keajaiban di otak gw.
hehehe
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate To Be Love
Fiksi RemajaKayla berharap tidak mempunyai masalah dengan siapa pun,tapi siapa sangka kayla mempunyai masalah dengan seseorang yang tampan. Cinta pun bersemi seiring berjalannya waktu.
