Dia milikku!

2.2K 163 5
                                    

" Ohayo Anee-san "

Aku slalu terkejut dengan sapaan mereka disini setiap pagi.

Berandalan yang dulunya sering bahkan tak pernah bosan menggangguku mendadak menghormatiku.

Setiap kali aku melewati mereka yang tengah asik kumpul. Tiba-tiba mereka berdiri menyerukan nama 'Anee-san' sambil menunduk.

Meski sudah terjadi setiap hari tapi aku masih belum juga terbiasa. Dan itu slalu mengejutkanku.

" Anee-san " sapa seseorang sambil menunduk kearahku.

Akupun melakukan hal yang sama padanya. Menunduk sesaat.

" Penggemarmu terus bertambah setiap hari "

" Apa maksudmu? " tanyaku.

" Anee-san " sapa yang lain saat melihatku.

" Lihat, kau lebih terkenal dariku sekarang "

" A-aku tidak mengerti maksudmu "

Aku terus memberi tatapan aneh padanya. Sedari pagi tadi diapun bersikap aneh padaku. Entah kenapa aku merasa dia seperti.. cemburu?

" Hinata, aku mau bekalmu " ucapnya tiba-tiba.

" Semua? "

" Aku mau sosis "

Kuberikan sosis ku padanya.

" Aaa "

Dia membuka mulutnya begitu saja.

" Eh? "

Membuatku bingung.

" Aaaa "

Apa dia ingin aku menyuapinya?

" Hinata " ucapnya membuyarkan lamunanku.

Perlahan akupun meletakkan sosis di mulutnya.

Sejak kapan dia jadi manja begini?

Pulang sekolah. Dia mengajakku membeli crepes.

" Ada coklat di pipimu "

Aku langsung meraba pipiku. Coba mencari noda itu.

Slurp

Lavenderku membulat saat tiba-tiba dia menjilat pipiku.

" Manis "

Blush

Sungguh.. aku tak tau harus berkata apa, sejak perubahan pada penampilanku kini dia semakin agresif. Kurasa.

dia juga selalu melakukan hal-hal aneh padaku. Meski aku tak menampik bahwa akupun senang mendapat perhatian lebih darinya.

Tanganku memegang pipiku yang kini sudah memerah karnanya. Dia tak sedikitpun melihatku. Malah asik sendiri dengan crepes di tangannya.

Apa dia menganggap ini sebagai hal yang biasa?

Masih di tengah kebingunganku akan sikapnya.  Tiba-tiba beberapa pria mulai datang dan menggodaku. 

" Halo manis " ucap mereka yang kemudian menarik tanganku.

" Oi.. Dia milikku! "

Aku semakin terkejut saat tangan Sasuke-kun melingkar di dadaku. Aku seperti boneka sekarang. Tak melakukan apapun hanya mengikuti alur. 

" Sa-Sasuke-kun.. "

Tanganku memegang lengannya yang sedari tadi tak juga melepaskanku. 

" Hn "

" A-ano.. tanganmu.. "

Aku masih berdiri bersandar di dadanya. Tangannya terus melingkar di atas dadaku.  Kemudian dia memutar posisiku. Sekarang bahkan memelukku.

" A-apa yang kau lakukan Sasuke-kun? "

" Aku tak ingin kau melihatnya "

" Huh? "

" Sssttt.. "

Dia membawaku pergi begitu saja meninggalkan pria-pria yang tadi menggodaku. Ku lihat wajahnya, dia seperti tengah memberi aba-aba tapi entah pada siapa. 

Ku coba melepas peluknya dan melihat tapi tangannya justru semakin erat mendekapku. Seolah tak ingin aku melihatnya. Sebenarnya apa yang terjadi disana. 

Terdengar keributan di tak jauh dari tempatku. Penasaran.

" Sa-Sasuke-kun.. A-apa yang.. "

" Ssstt.. tunggu sebentar ya " 

Dia tak melepaskanku, se-centi-pun. Sebenarnya apa yang tengah terjadi disana?

SasuHina - You are so sweetWhere stories live. Discover now