ADELLA PITALOKA sering di panggil Adell adalah salah satu anak dari pemilik sekolah, yaitu anak dari pak Revan haryanto. Adellia adalah anak yang paling nakal di antara lainnya, . Sehari harinya di sekolah, dia selalu begerombol dan paling berkuasa...
"Awww sakit bloon! Ehhh bentar ya, Lilia manggil gue noh. Bye"ucap Adell sambil pergi ke arah Lilia. Setelah Adell pergi, gue duduk di kursi sambil main hp!
"Hahahaha ternyata! Lo mau bikin gue panas kan! "Ucap Ferri yang ada di depan gue.
"Anjing maksud lo apaan! "
"Lahh aturan gue yang nanya kaya gitu bangsat! Maksud lo apa duet sama Adell hah! " ucap Ferri makin nge gas
"Emang kenapa! Gak boleh! Lo panas ya!!! "
"Buat apa gue panas! Toh gue juga gak serius sama dia! Gue cuma ngincer money brooo"
"Wahhh gue aduin lo ya ke Adell"
"Hahaha punya bukti apa loh! "
"Matre!!! " ujar gue
"Hahahaha buat apa punya cewe kaya raya tapi gak di manfaatin hah! You so brain men!"
"Bangsat!!!" BUGHH! Satu tonjokan melayang ke pipi Ferri....
"Udah stop!!!!! Udah! " Ferri menghela napas dengan kasar dan langsung pergi.
"Lo gakpapa? "Tanyaku
"Iya gakpapa"
"Yaudah lo duduk! Gue mau beli minum dulu ok! " ucapku dan langsung pergi ke kantin. Setelah sampai aku memesn 2jus Alpukat. Sambil menunggu aku duduk di kursi Setelah selesai, aku membayar dan langung menuju arga.
"nih! "Ucapku sambil menyodorka jus ke Arga
"Makasih ya! "
"Sama-sama. Lo lagi ngapain sih sibuk banget"
"Tadi sebelum Ferri dateng gue lagi nyalain perekam suara, terus ferri dateng, dia buka kedoknya sendiri. Ke rekam deh sama hp gue. Heheh"jelasnya
"Mau denger! "Ucapku dan Arga menyetelnya. Setelah aku mendengar semuanya, ternyata Ferri matre!
"Udah gak usah dipikirin nanti kita kerjain dia!!! Makanya lo sama gue harus romantis doang nanti pas band.... "
"Iya bawelll, gue bakal bikin lo gak percaya apa yang gue lakuin sama gue. " ujarku
"Masa.... Ntar boong lagi"
"Ihhh ngeselin lu" aku dan dia pun meyesap jus kembali.
Setelah lama... akhirnnya band kami di panggil juga dan kami semua naik ke panggung.
NITA huuuuu.... Ketika ku mendengar bahwa kini kau tak lagi dengannya Dalam benakku timbul tanya
ADELL Masihkah ada dia, di hatimu bertahta? Atau ini saat bagiku untuk singgah di hatimu
NITA& ADELL Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
NITA & ADELL Meski bibir ini tak berkata bukan berarti ku tak merasa ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada di hidupku...
RENDI Kini ku tak lagi dengannya, sudah tak ada lagi rasa antara aku dengan dia
ARGA.. Siapkah kau bertahta, di hatiku adinda
Arga menghampiri ku dan menciumku.. Membuat Penonton. Lebih histeris teriaknya.
Karna ini saat yang tepat untuk singgah dihatiku
A&R Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata bukan berarti ku tak merasa ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada di hidupku... " Diriku tak mampu untuk bicara - HIVI!
A&A Pikirlah saja dulu Hingga tiada ragu Agar mulus jalanku Melangkah menuju ke hatimu
N&R Pikirlah saja dulu Hingga tiada ragu Agar mulus jalanku Melangkah menuju ke hatimu
A&A Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
A&A&N&R Meski bibir ini tak berkata bukan berarti ku tak merasa ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada...
Adell Meski bibir ini tak berkata bukan berarti ku tak merasa
A&A ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada di hidupku
N&R Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia sia
A&A Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia sia
A&A&N&R Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia sia
A&A&N&R Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?... .
Di Ending lagu, tangan Arga melingkari bagian perutku. dan aku membalasnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ibaratnya ya...)
Sedangkan Rendi dan Nita hanya bergandengan tangan.