Adella POV
Mobilku memasuki gerbang sekolah dan berhenti di parkiran. Aku keluar dari mobil BMW pink ku.
"Bawa pulang aja mobilnya, nanti kalo aku tel, bapa jemput aku yak, tapi kalo aku gak telpon bapak sama sekali berati aku udah pulang sama Niko,ok" ucapku pada supirku lalu supirku mengangguk dan supirku melaju pulang, dan semua mata tertuju padaku. "Apa lo semua ngeliatin? Gak seneng gaya gue begini?,"ucapku dan semuanya membuang muka dari arahku. Aku menuju kelas dan aku mendengar sesuatu.
'ihhh mentang-mentang
sekolahannya punya bapa
moyangnya.'
'Idih itu rambut apa pelangi'
'Buset!ngejreng njir'
' haha bentar lagi cs nya juga begitu semua'
'Yaoloh anak pak Revan gitu banget yak'
Dan masih banyak komentar dari semua orang aku tak meghiraukannya dan menuju ke kelas. Aku bersandar di bangkuku. "Wesss tuh rambut abis ketumpahan cat ya.?" Ucap Rendi yang baru saja datang.
"hahaha bisa aja lo" balasku.
Aku memasangkan earphone ke dua belah telingaku, lagu yang kupilih adalah "no" meghan trainor. Aku menyesap susu kotakku, "ehh coeg, nanti pulang mau belanja gak?"tawar Dita. Ku turunkan volume ponselku.
" baru juga gue belanja semalem. Tapi gakpapa dehh gue ikut."
"Iye lah , masa bos ga ikut. Memalukan."
Aku gak membalas ucapan Dita, aku menambahkan volumeku kembali. Kring.... pelajaran bu Detty pun dimulai.
"Della! Bisa kau lepas earphone mu! Ini pelajaran mau dimulai." Bentak bu Detty. Aku melepas sebelah earphone ku.
"Ibu ngomong apa?" Tanyaku dengan sombong.
"Ini tuh pelajaran mau dimulai. Bisa kamu belajar serius?"
"Bisa. Tapi saya pakai earphone yak."
"Kamu ini ya.."
"Alah... udah lah bu. Ibu mau laporin ke kepsek terus saya di d.o gitu. its ok bu. Gpp . Saya siap di d.o." ucapku dengan nada semangat.
"sudah cukup Della. Kamu keluar dari kelas saya"
"Yoiii😊" ucapku sambil berjalan ke arah pintu
"Berapa hari bu?"
"SELAMA SATU SEMESTER"
"ohhh ok bu. Bye kawan-kawan" ucaku dan aku keluar.
Aku ingin berjalan ke arah lapangan indoor. aku membawa jus orange. Dan bukk bajuku basah semua, akibat cowok yang menabrakku dari arah depan.
"Woiiiii..... kalo jalan pake mata napa" omelku.
"Ehhh iya maaf ya, gue lagi buru-buru" ucapnya seraya berlari ke arah t.u.
'Kalo diliat ganteng juga tuh anak, anak baru kali ye. ' ucapku dalam hati. Dan aku pun bermain basket sendirian.
ARGA POV
Huhh gue memasuki mobil dan di supiri oleh papa.
"Kamu mulai besok akan sekolah, di sekolah yang baru. Hari ini kita atur biayanya dahulu ya"
"Iya papa"
"Papa senang kamu bisa nurut sama
papa sekarang"
"Makanya papa jangan banggain kak Todi mulu"
"Hahaah ternyata kamu iri yak"
"Huhhh"ucapku sambil menonjok pelan lengan papa.
Mobil gue parkir di halaman sekolah.
'Aduh semoga disini banyak yang cans hehe' ucap gue dalem hati. Papa&gue menuju ruang t.u untuk membayar semua biaya masuk sekolah ini. Bosan menunggu, abisnya lama banget nih. Antrii banget. Gue ijin sama papa buat ke toilet. Sampe di di depan toilet gue malah lurus dan terlihat indoor yabg sangat luas. Bola basket! Gue langsung meraih bola basket tersebut dan bermain sendirian. Setelah mengeluarkan keringat yang cukup bannyak, ada telepon dari papa.
"Hallo arga speaking."
"Hallo kamu ini bercanda mulu, cepat kesini, karena habis ini giliran kita"
"Ohhh ok pah" tuuut gue menutup telepon dari papa dan berlari ke arah ruang t.u . Bukkk gue menabrak seorang perempuan yang sedang ke arah indoor. 'Gila nih anak waras kagak ya, rambut di ombre segala, mending kalo 1 warna doang, nah ini mejikuhibiniu. Parah... emang guru di sini gak ada yang ngomelin apa' tanya gue dalem hati.
"Woiiiii..... kalo jalan pake mata napa" omelnya.
"Ehhh iya maaf ya, gue lagi buru-buru" dan dengan secepat kilat gue lari ke arah t.u .
AUTHOR POV
KRINGGG singkat cerita, adell cs pergi ke kantin karena sudah istirahat. Mereka memilih meja yang di pojok.
"Mau pada mesen apa? Biar gue yang pesenin" ucap Ara.
"Bakso 3 siomay 4 minumnua samain
es teh manis." Ucap Adell dan Ara ngeloyor pergi memesan makanan kami. Ara kembali dan membawa pesanan kami.
"Ehhhh masa tadi ada anak cowok, ganteng banget..... liat nih jus orange yang tadi gue beli tumpah ke baju gue. Dia nabrak gue" jelas Adell. Semua mata temannya berbinar binar.
" cowok itu mau kemana?" Tanya pita.
"Mau ke ruang t.u" jelas Adell lagi.
"Wahhhh apa jangan-jangan dia senin besok mulai sekolah lagi. Kan bisa jadi dia urusin biayanya dulu. Iya gak???"lanjut Erina. Mereka semua menampakan muka yan sedang berpikir. "AHHHH BENER TUH!" teriak kami.
seisi kantin menoleh ke arah kami.
ibu kantin penjual jus latah
"ehhh kucrut mama kodok loncat! yaampunnn itu apa sih teriak teriak."
bahkan tukang siomay memecahkan1 piring, tambah latah lah si ibu tukang jus. kami tidak menghiraukan mereka.
"aduh jadi gak sabar besok senin gw nih." ucap Pita.
"udeh makan dulu nohhh makanan lo semua." ucap Adell dan mereka pun makan dengan tenang.
saat mereka sedang tentram,damai, sejahtera. tiba-tiba rombongan Fani datang. BUGGG di pukul meja sekuat tenaga oleh Fani.
"hello bit*h mana pacar lo si Niko?? atau jangan-jangan, dia udah gak betah ya sama lo.. hahah kasian banget"ucap Fani dengan sombong.
"ohh Niko. nohhh dia lagi sama temennya. kenapa? lo mau mohon sama dia buat balikan lagi??? silahkan. paling juga nanti di tolak mentah-mentah. hahaha"
"heloo gue mana mungkin sih balikan sama mantan."
"DASAR MUNAFIK! " ucap Adell bangkit lalu jalan menuju pintu kantin dan di ikutin oleh semua temannya.
Adell POV
"argghhh! bikin kesel aja tuh anak ya. bodo amat, gue bakalan putusin si Niko and bikin perhitungan sama si cabe Fani itu.. " teriakku dalam kelas.
"hahaha gue punya ide bikin perhitungan sama si Fani." ucap Dita.
"ya gimana???? "
" nihh pertama lo ketemuan sama si Niko, terus lo pinjem hpnnya si Niko terus lo sms kek bbm kek line kek. suruh Fani ke mall t.a terus temuin lo berdua. Nah lo bikin cemburu aja dia. Sampe bener bener bikin kesel dia. Gitu.... " jelas Dita.
"ohhh iya pinter juga lu ya"
"yehhh masalah bales membales mah Dita lah ahlinya." aku tersenyum puas.
Bel pulang sekolah berbunyi. Semua anak berhamburan. "sayang kita pulang yuk" ajak Niko, yang berdiri di belakang ku lalu aku menoleh ke belakang, aku tersenyum dan mengangguk. Aku dan Niko menelusuri koridor berjalan ke arah parkiran. Aku masuk ke dalam mobil sport Niko. "nanti malam minggu, kamu aku jemput jam 7 yak." ucap Niko sambil menyetir dengan tenang.
" iya sayang," aku menatapnya dengan tenang.
Aku keluar dari mobil Niko, dia mencium keningku dan pipiku merona.
"aduhhhh makin lucu aja kalo lagi blushing" ucapnya.
"ahh bisa aja, yaudah aku masuk dulu ya, byeeeee jelek" ucapku seraya masuk ke dalam rumah.
Sampai di kamar, aku melirik jam dan masih jam 2 siang.huftthh laparnya perutku ini. Aku turun ke ruang keluarga, ku setel film the conjuring. Aku terbaring di sofa, makin lama makin ngantuk saja mataku. Akhirnya aku beranjak ke kamar dan tidur
Jangan lupa votenya yak.... lope you😘 😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Berdua Lebih Baik
Teen FictionADELLA PITALOKA sering di panggil Adell adalah salah satu anak dari pemilik sekolah, yaitu anak dari pak Revan haryanto. Adellia adalah anak yang paling nakal di antara lainnya, . Sehari harinya di sekolah, dia selalu begerombol dan paling berkuasa...
