part 9 (special group chat)

58 12 4
                                        

Tim Sukses #TangHan

Laskar: Guys, ada berita terhangat 2k16 lohh.

Garuda: Apa bray?

Iva: ^2

Garuda: Aduh neng Iva ngikutin babang Garuda aja.. jodoh kali ya.

Iva: Huh..

Laskar: Silahkan abang Bintang dan neng Jihan untuk menjelaskan semuanya..

Laskar: Gue tau kalian baca ini loh...

Bintang: Ada apa??

Jihan: ^2

Laskar: Hadue susah ya ini para kaum hawa hanya bisa mengcopy kaum adam. Tidak kreatif pisan..

Garuda: Udah lah kasih tau ae dah..

Laskar: bang Bintang sama neng Jihan akhirnya jadian loch. Projek kita bertiga berhasil asiqqq

Garuda: Demi apa woi?

Iva: Demi apa woi?(2)

Laskar: Demi apa woi?(3)

Jihan: Laskar ogebnya tujuh turunan ya? Kan lu yang ngasih tau cakeppp cium nih

Bintang: Het.

Jihan: Maapin bang..

Dan chat di grup itu pun tetap berlangsung. Kalian tau lah apa yang dilakukan Iva sekarang. Yaitu, menelpon Fareihan.

Ritual Iva setiap malam adalah; bersihin muka, pakai cream malam, nelpon Fareihan sampai tertidur.

Kini nyawa Iva telah diujung dan mata 5 watt nya tidak bisa menahan untuk terus bangun. Dia ketiduran. Iva tidak bisa terlalu malam tidur bahkan setelah solat Isya pun dia suka tertidur.

Tetapi sebelum Iva tertidur benar-benar hapenya bergetar tanda ada line masuk dan Iva mengacuhkannya.

Tetapi sebelum Iva tertidur benar-benar hapenya bergetar tanda ada line masuk dan Iva mengacuhkannya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


. . .

Hari ini sekolahan libur. Jadi para manusia-manusia kalong itu masih tertidur hingga sekarang. Tetapi, Iva sudah terbangun sedari tadi. Ia pun mulai membacakan isi group chat-nya di line.

"Eh kok jadi ada enam anggotanya?" tanya Iva sendiri. Tidak akan ada gang menjawabnya selain Iva membuka chat-nya dan melihat apa yang terjadi.

Bintang: Kalem aja shay.. aku ga murka kok

Garuda: Aduh aku iri dech neng Iva mana yach.. apa dia sudah berada di alam bawah sadarnya??

Laskar: Aduh tolong.. Jihan sama Bintang, Iva sama Garuda.. terus aku sama siapah??

Garuda: Sama anaknya kang lumbas aja Kar.

Bintang: Sama anaknya kang lumbas aja Kar.(2)

Laskar invited si cecan mwah

Si cecan mwah joined group.

(btw itu nama kontaknya di hp Laskar)

Laskar: HAI NENG!!!

Garuda: HAI NENG!!!(2)

Bintang: HAI NENG!!!(3)

Jihan: Binn...

Laskar: Mampus lu Tang

Garuda: Mampus lu Tang(2)

Bintang: hehehe maksudnya neng Jihan

Si cecan mwah leave the group

"Etdah sue bat baru aja mau di liat malah keluar die," omel Iva ke diri sendirinya.

Iva menemukan chat dari Bintang.

"Gue ga seburuk apa yang lu kira kan va," baca Iva dengan mengeluarkan suaranya besar-besar.

Baru saja Iva membaca pesan dari Bintang tadi malam tiba-tiba saja dia kembali mengirim pesan ke Iva.

Bintang: akhirnya lo nge-read juga

Bintang: tadi malem lo kemana? baru setengah 8 lu udah ga ada

Bintang: are you okay?

Iva: alay dah lu sompret

Bintang: het kasar bet

. . .

Di sini lah mereka. Di Starbucks. Iva dejavu.
'Sengaja banget Bintang traktirannya di sini. Hih,'batin Iva.

"So?" Garuda bertanya mengawali pembicaraan.

"Kemarin gue nembak Jihan dan Jihan nerima gue. Selesai," ucap Bintang enteng.

Bintang tidak menatap lawan bicaranya melainkan ia menatap Iva dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

NUTS[1]- BintangWhere stories live. Discover now