part 2

3.9K 503 17
                                        

Cerita ini emang terinspirasi dari lagu nya Yura Yunita hehe

***

12.45

(namakamu), Iqbaal, dan Leta sedang berkumpul di kantin, ya tadi pagi mereka telah bertemu dengan Leta

"Kirain udah gak main lagi kalian" ucap Leta

"Dia gak main sama gue bisa nangis darah karena gak punya temen" ucap Iqbaal membuat (namakamu) memutar bola matanya malas

"Lo kali yang gak punya temen selain gue!" Ucap (namakamu) kesal

"Dih? Gue bosen tau main sama Lo!" Ucap Iqbaal membuat (namakamu) melebarkan matanya

"ih lo ko gitu si Baal? lo jahat!" Ucap (namakamu) menatap sebal Iqbaal

"engga ko bercanda, baper banget sih" ucap Iqbaal sambil mencubit pipi (namakamu)

"sakit ish" rengek (namakamu) sambil mengusap pipinya

"Pacaran gih sana, udah dari SD berduaan terus masa cuma jadi sahabat" ucap Leta

"ya gak mungkinlah Le kita kan sahabat gabakal pacaran lah" ucap Iqbaal

'sakit itu ketika gue cuma dianggap sahabat sama dia'

"eh keluarga lo gimana (nam), baik semua kan?" tanya Leta

"baik Le, apa lagi Bang Kiki tambah gemuk dia, tapi sekarang sih katanya mau diet, tapi gamungkin kayanya" bukan, bukan (namakamu) yang jawab melainkan Iqbaal

"ish Iqbaal! Ngeselin banget sih lo! Gue bilangin Bang Kiki ya biar lo diamukin sama dia" ancam (namakamu)

Iqbaal dan Leta tertawa kencang "hahaha, uuuu dasar maennya aduan" ledek Iqbaal

"bodo! Gue gamau pulang bareng sama lo!" ucap (namakamu) kesal

"siapa yang mau ngajak lo pulang bareng emangnya? Pede banget dihh" ledek Iqbaal

(Namakamu) semakin kesal ia melempar powerbank punya nya dan mengenai kening Iqbaal

"ADAWW SAKIT" pekik Iqbaal sambil mengusap-usap keningnya

"ah..eh Iqbaal maaf duh, lo sih bikin gue kesel!" ucap (namakamu) panik

Leta yang melihat itu langsung menghampiri Iqbaal dan memegang kening Iqbaal "sakit Baal?" tanya Leta

Iqbaal ngangguk "sakit banget Le" Leta mengobati luka Iqbaal dengan telaten

(Namakamu) langsung diam di tempat, ia merasa dadanya sesak melihat Iqbaal dan Leta

'Ingin rasanya qu misuh-misuh di pegunungan micin huhu'

"euhh... Gue ke toilet dulu, Baal maaf" ucap (namakamu) lalu ia langsung pergi, bukan menuju toilet melainkan taman sekolah

"haaa (namakamu) dongo, bego, oon! Kenapa lo ngelakuin kaya gitu! Lo malah bikin hati lo sakit bego!" Gumam (namakamu) marah pada dirinya sendiri

(Namakamu) mengusap wajahnya kasar, ia melihat ada yang menelfon nya dan itu dari Iqbaal

(Namakamu) menetralkan nafasnya lalu mengangkat telfon dari Iqbaal

"hallo kenapa?"

'dimana lo? Udah mau masuk nih, kekamar mandi lama amat. Berak lo ya?'

'Berak aer mata'

"iya berak, mules gue tadi"

'yauda buruan kekelas kangen nih'


"iya"

'eh tapi lo udah cebok kan' terdengar suara kekehan Iqbaal

"menurut lo?"

' haha yaudah iya, buruan kekelas'

"ya"

Pip

(Namakamu) mematikan sambungan telfonnya dan berjalan menuju kelas

Sedaritadi ada yang memperhatikan (namakamu) di ujung koridor dekat taman

Orang itu tersenyum
"gue pastiin lo bakal bahagia sama gue"

[4] Cinta dan RahasiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang