Bantu aku kembali
menjadi aku yang dulu,
Yang tidak peduli pada apapun
Tentang kamu.
Ajari aku untuk bisa setega kamu, sayang.
Meninggalkan tanpa ragu,
Kemudian menggenggam orang lain.
Bujuk aku untuk berjalan
Tanpa menengok ke belakang.
Lekaskan sakitku
Yang selalu terasa nyeri
Saat kau hadir di dalam kepalaku.
Sepilu ini rindu meremas ulu hatiku.
kenangan dalam ingatan
Seolah hendak membuncah keluar,
Aku ingin kembali ke masa itu lagi.
Bersamamu; aku ingin mengulang.
Seperti saat kita bercumbu
di antara tarian hujan.
Kau menghangatkan tubuhku
dari gigilnya malam.
Sampai daun kering melepaskan dirinya
Sampai embun membiaskan bulirnya
Aku masih disini,
Menyaksikan matahari membakar diri
di kaki langit pojok barat bumi,
Menunggu rasaku pulang
dari petualangnya menyusul kepergianmu.
• • •
Kepergian memang harus segera
di ikhlaskan bukan?
Semoga hati lekas pulih,
Dari sakitnya luka perpisahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pluviophile
PoezieBukan sajak, apalagi puisi. Ini hanya hasil dari pemikiran seorang perempuan bodoh.
