Niko tersenyum menatap wanita yang duduk di hadapan nya sedang menyesap kopi.
"kamu..."
Pria itu menaikkan sebelah alis nya, "hm?"
"aku masih enggak percaya lusa aku nikah sama cowok yang dulu nya diidamin semua cewek" jedanya, "rasanya kayak mimpi"
Niko meringis, ia tertawa kecil, "jangan bilang gitu, bagi aku kamu lebih dari sekedar mimpi"
Sky menarik kedua ujung bibirnya, ia masih menganggap semua ilusi, tapi kenyataan nya dua hari lagi ia akan sah menjadi istri dari Niko.
Ia menatap layar ponsel nya, spam ucapan selamat datang bertubi tubi dari Lila dan Lula, juga teman sekantor nya di Bandung.
"dasar famous, artikel nya udah terbit aja," goda Sky seraya membaca sebuah artikel yang dikirim Lula dari whatsapp nya.
Niko mengambil alih ponsel Sky, ia ikut membaca artikel itu, "Ck, dasar, reporter itu cenayang ya? Kok mereka bisa tau aja.. Padahal aku lagi di luar kota"
Sky tersenyum simpul melihat pria nya terus mencibir artikel tentang dia itu.
"Niko..."
"ya?"
"makasih udah pilih aku, udah berjuang buat aku luluh"
Niko menyeringai, "ya.. Maaf buat kelakuan aku yang dulu, aku banyak berubah karena kamu"
Mata wanita itu memanas, kini sudah berkaca kaca menahan tangis, bukan karena pria di hadapan nya, tapi karena mengingat penyakit nya dan ia takut menyakiti hati Niko.
"Sky..?"
Wanita itu terisak, "Niko.. Sebenarnya... "
"Hei, udah selesai kan ngobrol nya? Ayo kita berangkat, keburu kemalaman," Arkan tiba-tiba sudah berada di dekat Niko dan Sky sambil menatap sendu wajah Sky, ia menggelengkan kepala pelan.
***
Kini mereka sudah kembali berada di Jakarta, mereka akan melaksanakan pernikahan nya di Jakarta, karena Ayah Sky dan orang tua Niko, juga teman teman mereka rata rata berada di Jakarta.
"pulang cek baju pengantin, kita ke pasar malam yuk" ajak Niko yang tengah melihat lihat baju pengantin yang berada di dalam butik itu.
Sky mengangguk setuju, "ayo,"
"kamu duluan kesana ya, nanti aku nyusul, aku ada ketemuan sama klien, jam 5 aku sampai sana" Niko mengusap bahu Sky lembut, ia tersenyum.
Wanita itu mengangguk, seraya membalas senyuman pria di hadapan nya, "nanti hubungin aku ya," ia berjalan keluar butik, masuk ke dalam taksi yang akan mengantar nya menuju tempat tujuan.
Ada hal yang Sky tidak tahu, sebenarnya Niko bukan bertemu klien, tapi ia akan ke rumah sakit bertemu Arkan, pria itu meminta Niko untuk tidak memberitahu soal pertemuan mereka kepada Sky.
Niko melangkahkan kaki nya masuk ke dalam rumah sakit, dan langsung menuju ruangan Arkan.
"duduk"
Arkan menyerahkan hasil ronsen kepala Sky kepada Niko, ia yakin ini keputusan yang tepat, Niko harus tahu, dan Arkan yakin, hal itu tidak akan membuat Niko berhenti mencintai Sky.
"apaan ini?"
"itu hasil ronsen kepala Sky,"
Mendengar itu Niko menatap serius wajah Arkan, ia berusaha mencari kebohongan di wajah pria itu, tapi ia tidak dapat menemukan nya.
"dia pernah operasi kanker rahim beberapa tahun lalu, kanker itu enggak sepenuhnya menghilang, masih ada sedikit yang mengendap, bahkan kini sudah menyerang sel otak nya"
KAMU SEDANG MEMBACA
FEELINGS [completed]
Teen Fiction(Cerita sebagian di Private, jadi Follow dulu ya) Zoyasky, cewek yang tidak terlalu suka bersosialisasi itu harus bersabar diganggu oleh dua orang cowok yang pintar membolak balikkan hatinya. Arga Nicholas dan Arkan Pahlevi. Copyright©2017
![FEELINGS [completed]](https://img.wattpad.com/cover/96752258-64-k597086.jpg)