[1] Penasaran

3.3K 121 0
                                        

Beberapa tahun yang lalu saat usia nya masih 17 tahun, tepat nya saat Sky kelas 3 SMA.

Untuk pergi ke sekolah, Sky biasa nya menaiki bus, tapi hari ini jalanan Jakarta sangat macet, di tambah hujan.

Jadi Sky tidak dapat mengharapkan bus yang ditaiki nya, ia memutuskan untuk berjalan kaki, karena dari tempat nya kini sudah dekat untuk ke sekolah.

Sky mempercepat langkah nya, diiringi gerimis yang membuat seragam nya sedikit basah.

Kini ia hanya tinggal menyebrangi jalan raya untuk sampai ke sekolah.

Ia berdiri menunggu lampu merah untuk pejalan kaki berubah menjadi hijau.

Tapi karena hujan turun semakin deras dan rusak nya jalanan yang ada di hadapan nya membuat air tergenang.

Dan saat ada kedaraan yang melintasi genangan air itu, otomatis akan langsung mengenai tubuh Sky.

"Awas!!!" seseorang menarik tubuh nya, sehingga ia kini berada di depan orang itu.

Saat kendaraan melintas cepat di genangan air itu, semua air langsung mengenai seragam Sky, "Ahhhh"

Cewek itu melihat seragam nya sudah kotor karena cipratan air dan tanah dari genangan.

Ia langsung menoleh ke belakang, melihat siapa yang tega melakukan hal ini.

"Niko?!"

Cowok di hadapan nya itu tertawa melihat seragam Sky yang sudah kotor, "Hahaha.. Sori sori," Niko mengeluarkan handuk kecil dari dalam tas nya, yang biasa ia gunakan untuk bermain basket,

"gue enggak biasa jalan kaki, dan gue juga enggak bisa kena cipratan kayak gitu, kalau bukan karna macet, gue juga ogah jalan kaki" ia memberikan handuk itu kepada Sky, "thanks ya," ia menepuk nepuk bahu Sky sambil menahan tawa, "gue duluan.. Dadahhh" Niko melengos pergi sambil terus tertawa.

Niko ber notabene anak dari pemilik sekolah, ia sangat populer disekolah, bak pangeran yang menjadi idam idaman semua wanita, karena selain kaya, ia juga banyak memiliki keunggulan.

Bisa disebut Multi talenta, selain di akademik, Niko juga unggul di olahraga dan bidang lain nya, dia adalah atlet basket terbaik se provinsi.

***

"baju lo kotor banget, Sky" Arkan, teman satu satu nya yang ia miliki di sekolah itu.

Sky tipe orang yang tak mudah bergaul, ia sangat sulit untuk mendapatkan teman, padahal sekarang ia sudah kelas 3 SMA, dan sebentar lagi akan lulus, jadi ia tidak memperdulikan teman.

"tadi aku kecipratan waktu jalan,"

Arkan memutar bola mata nya, "ceroboh banget sih,"

Niko masuk ke dalam kelas, membuat semua pasang mata menatap nya, ada yang menatap kagum, ada yang menatap biasa saja, ada juga menatap dengan penuh kebencian, yaitu Sky.

Cowok itu berjalan melewati tempat dimana Sky berdiri, ia tersenyum sambil menaikan kedua alis nya.

Membuat gadis lain yang melihat itu merasa iri dan aneh. Karena Niko tidak pernah tersenyum selebar itu kepada gadis sebelum nya.

Arkan juga ikut merasakan ke anehan itu, ia harus meminta penjelasan dari Sky setelah pelajaran usai, dan saat ini ia harus kembali menuju kelas nya, karena mereka tidak sekelas.

"istirahat gue balik lagi"

Sky mengangguk, ia menatap punggung Arkan yang semakin lama semakin jauh dan hilang.

Kini ia terduduk di kursi nya mengeluarkan sebuah sketch book yang baru dibelikan Bunda nya kemarin, disana ia akan melakukan hobi nya, menggambar.

FEELINGS [completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang