Act 5

442 45 3
                                    

Keesokan harinya.

Setelah pulang sekolah, di rumah Syo.

"Syo... rupanya yang berubah hanya tampangmu saja, kau masih saja otaku seperti dulu"

Itulah komentar Ryuuzaki saat melihat isi kamar Syo.

Manga(komik), action figur dan masih banyak lagi barang yang berbau anime dan game. Tapi yang paling mencolok adalah aebuah poster besar yang tertempel di dinding kamar itu.

Itu bukanlah poster anime atau game, tapi poster duo idol Twin Star yang sangat terkenal.

Kamar Syo tak terlalu luas, tapi juga tak terlalu sempit. Namun berkat barang barang otaku membuat ruangan itu terlihat lebih sempit.

Selain itu tak ada yang unik di kamar Syo.

"Ya begitulah, orang tak mudah berubah. Lagipula jika aku berubah, maka aku sudah tak berada di kota ini."

Syo duduk tak jauh dari Ryuzaki. Di depan mereka sepiring cemilan, dua gelas minuman soda dan satu botol minuman soda besar menemani mereka berdua di kamar itu.

"Iya iya, Mr. Otaku"

"Hentikan itu, sekarang tak ada yang memanggilku seperti itu." Ucap Syo dengan sedikit jengkel.

"..lalu apa yang kau ingin bicarakan? Pasti tak jauh jauh dari Haruka kan?"

Siapapun dapat menebak hal itu jika sudah mengetahui sifat Syo.

Syo mengangguk

"ya begitulah. Aku ingin kau membantuku untuk mengembalikan senyuman Haruka" Ucap Syo dengan nada serius.

"....."

Ryuuzaki tak tahu bagaimana merespon perkataan Syo, tapi Ryuuzaki tahu kalau Syo benar benar serius untuk menolong Haruka.

"Ryuu, aku datang ke kota ini untuk menemui Haruka. Tapi seperti yang kau tahu, banyak hal yang telah terjadi disini. Dan ketika aku mendengar semuanya darimu, aku sudah tak bisa menahan diriku untuk menolong Haruka."

"...."

"Kau tahu perasaanku terhadap Haruka kan? Maka kau pasti tahu bagaimana jika seorang yang kau cintai menderita. Karena itulah aku mohon agar kau mau membantuku."

"....."

Sekarang Syo hanya perlu menunggu jawaban Ryuuzaki.

Syo sebenarnya berniat melakukannya sendirian. Tapi dia menyadari masalah Haruka bukanlah masalah sepele yang bisa langsung selesai begitu saja. Karena itulah dia meminta bantuan Ryuuzaki yang merupakan teman lama mereka. Tapi bukan hanya itu saja alasan Syo meminta bantuan Ryuuzaki.

Jika Ryuuzaki menolak, maka tak ada yang bisa dilakukan untuk menolong Haruka. Dan Syo juga tak tahu harus meminta bantuan siapa lagi mengingat tak mungkin ada orang yang mau membantu menolong Haruka.

"...."

Ryuzaki masih terdiam, namun ekspresi sulit terlihat di wajahnya. Nampaknya ia masih bimbang, tapi jika Ryuuzaki menolak, maka semuanya berakhir.

"Oke. Aku akan membantumu" Ryuuzaki diam sejenak. "tapi kau sudah tahu alasan aku mau membantumu kan? Karena itulah aku akan memberimu peringatan untuk pertama dan terakhir kalinya.!!"

"...."

"Aku juga mencintai Haruka. Karena itulah aku juga akan bersaing untuk mendapatkan cintanya. Jadi seperti yang kau tahu, aku bisa saja mengkhianatimu. Tidak. Seharusnya itu sudah wajar dalam memperebutkan cinta"

"Dengan kata lain kau ingin aku bersaing mendapatkan cinta Haruka kah?"

"Bisa dibilang seperti itu. Tapi tetap yang memutuskan adalah Haruka. Jadi setelah semua berakhir, aku akan mengkhianatimu untuk mendapatkan Haruka"

The PromiseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang