P/s: pasang lah apajenis lagu sedih pun asal korang dapat amik feel hoho
Stranger :
Chapter 11
El pov,
Aku terpaksa tinggal kan Naufal sekejap sebab ada masaalah dekat cafe. Pintu cafe aku kuak.
" Kenapa kak, call El macam urgent sangat bunyinya " sapaku.
" Oh El kenalkan , ni Ummi atau nama sebenarnya puan Hajah Latifah pemilik rumah anak-anak yatim.. Ummi ni nak Reserve cafe for a half day sebab nak sambut hari jadi kanak-kanak istimewa yang ada dekat rumah kasih bakti " terang kak Nita.
Aku mendengar dengan teliti.
" Jadi bila ummi nak buat eventnya " soalku kepada Ummi.
" Hujung minggu ni hari sabtu " oh lagi dua hari.
" Okey kalau macam tu tak pe Ummi biar saya sponsor " terbeliak mata Ummi dan kak Nita mendengar apa yang keluar dari mulut aku.
" Eh tak payah susah-susah lah el , habis lah business kamu nanti " tolak Ummi.
" Ummi, saya tolong ikhlas lagi pun dah lama saya tak buat amal dengan anak-anak yatim " Ummi tersenyum. Tubuhku diraih kedalam pelukannya.
" Hanya Allah saja yang dapat balas jasa baik kamu El " ucap Ummi.
" Inshaallah "
----------
Hari sabtu,
Aku pandang Naufal di seat sebelah sambil tersenyum.
" El , kenapa kau asyik tengok aku lepastu tersenyum-senyum , creepy tau tak " omel Naufal.Aku tergelak kecil.
" I don't know, I'm just felt so happy bila tengok Fal sihat dan kuat sekarang " aku senyum lagi.
" Alhamdulillah "
" Okey my love, kita dah sampai, now i will close your eyes " aku membalut mata naufal.
" Kenapa kena close pula, eee makin creepy lah kau ni " aku tergelak kecil.
" Relax lah Fal, bukan nya El nak buat apa apa pun " pipi nya aku cubit manja.
Aku bergerak ke pintu penumpang bersama wheelchair dan membantu Naufal duduk di atas nya Memandangkan dia tak nampak.
Kerusi roda itu aku tolak mendekati pintu cafe .
" El? Kita dah sampai ke? " soal Naufal cuak. Apa yang dia nak takut sangat pun aku tak tahu lah.
" Ok Fal boleh bukak mata sekarang.. " Naufal terus membuka ikatan matanya dan.
" Surprise!!!! " pummmm! Naufal tersenyum lebar.
" Happy Birthday to you ~ Naufal, happy Birthday to you " selesai menyanyikan lagu hari jadi kepada naufal.
Adryna membawa kek coklat kegemaran naufal.
" Happy birthday big boy " ucap Adryna.
" Thankyou adik! " Naufal memeluk Adryna erat. Adryna cuba menahan sebak dan air matanya.
" Happy Birthday Fal sayang! " bisikku ke telinganya lalu aku kucup pipinya sayang.
" Thankyou so much El , iloveyou " balas naufal yang sudah pecah dengan air mata.
" Oh btw hari kita bukan sahaja celebrate your birthday .." Naufal angkat kening.
" Danish, Fiha, Najmi, Afif, Ana come here " mereka mendekati El dan duduk bertentang mata dengan semua.
" So semua, jom nyanyi lagu happy Birthday dekat diorang one two three " Aku lihat Naufal juga turut menyanyi bersama.
" Ok blow the candles kids " mereka meniup lilin dan bergema tepukan gemuruh dalam cafe tersebut.
" Fal bagi diorang hadiah tau "
" Tapi aku mana sempat beli hadiah dekat diorang " muram wajah Naufal. Alahai buah hati.
" Fal don't worry lah, El dah belikan siap siap untuk semua, tunggu Fal bagi je " pantas muka nya kembali ceria.
" Okey semua, abang Fal nak bagi hadiah siapa cepat dia dapat! " jerit aku teruja.Kanak-kanak mula berlari kearah Naufal.
Naufal gigih mengagihkan hadiah kepada mereka. Aku nampak senyuman tak lekang di bibirnya.
Aku memerhati sengenap ruang cafe tersebut. Mata terarah kepada seseorang.
" Hey Danish.. " sapaku. Danish hanya tersenyum.
" Kenapa tak amik hadiah dekat abang Fal?" soalku kepadanya.
" Kak El.. Betul ke Nish nak mati? " kata kata Danish buatkan jantung aku seakan akan berhenti berdegup.
" Hey sayang kenapa cakap macam tu " pujuk aku apabila Danish mula mengalirkan air mata. Tubuh kecil kanak kanak berumur 4 tahun itu aku peluk erat.
" Semua tak nak kawan dengan Nish sebab Nish sakit " katanya dalam esakkan.
" Siapa kata tak ada ? Ni kak El kan ada? Kak El boleh jadi kawan Nish kot " aku kesat air matanya.
" Tapi kak El abang Fal punya, nanti abang Fal marah Nish " hati aku tersentuh.
" Mana ada abang Fal marah " sapa Naufal.
" Boleh abang Fal dengan kak El kawan dengan Nish? " soalan Naufal membuat kan Danish tersenyum lebar.
" Betul ke ni abang dengan akak nak kawan dengan Nish? Betul ke? " Naufal dan aku angguk serentak. Tubuh kecil itu berlari lalu memeluk kaki Naufal.
" sayang abang dengan akak ! " katanya sambil tersenyum.
Naufal angkat Danish dan diletak kan diatas pehanya.
Cute. !
Aku keluarkan iPhone5s aku dan menangkapkan gambar kedua insan yang sangat istimewa bagi aku.
" Danish adalah salah seorang pengidap lukiemia , stage 3 .. Dia selalu dipinggirkan sebab dia lemah. Bila dia penat mesti dia akan pengsan, semua budak-budak takut kalau dia pengsan sebab tu tak ramai nak main dengan dia " terang Ummi.
Aku terkedu. Kenser jugak? Allahu..
" Tak ada siapa nak ambil Danish jadi anak angkat ke Ummi? " soal ku.
Ummi menggeleng lemah
" Mungkin bagi diorang Danish ni akan menyusahkan saja nanti , sebab penyakit yang dia hidapi " kata Ummi. Aku terdiam seribu bahasa. Pandangan dilemparkan kearah Naufal dan Danish yang sedang bergelak ketawa.
Ya allah aku tak sanggup untuk hilang kedua-duanya.
" Kau okey? " soal Naufal.
" I'm fine, kenapa Fal? " wajah Naufal aku pandang.
" Ummi cakap apa dekat kau? " soal Naufal.
" Kenapa? "
" Muka kau berubah tadi " oh Naufal perasan rupanya.
" Danish " kata ku sepatah.
" Kenapa dengan Danish? "
" Emm Fal.. Apa kata kita adopt Danish? " Naufal angkat kening.
" Aku tak kesah tapi kau kena bagi tahu aku kenapa " aku tersenyum menandang naufal.
He always know how to make me smile and happy.
End pov,
To be continue,
Ni belum kemuncak dia so stay tuned sebab lepas ni be ready untuk banjirkan bilik korang dengan air mata even though aku tak tahu lah sedih ke tak.
Note : i worked hard for make it feel so real huahuahua :)
Please vote 🌟
ANDA SEDANG MEMBACA
0.0 | Stranger ✔
ChickLit" Selamanya dia " - Helena ( Belum diedit lagi huhu ) A M A R A N : STORY NI SAD ENDING. HATI TAK KENTAL TAK BOLEH BACA HAHAHAHAHAH *** P/s : forgive me for the typo's and grammatical errors. will improve my writing soon :) Enjoy the story guys :)...
