Naufal pov,
" Si-siapa kau? " soal aku kepadanya. Aku nampak dia sedikit terkejut. Matanya mula berkaca.
" Fal... Don't you remember me? " soalnya terketar ketar. Dahi aku berkerut.
" Seriously who are you? " soal aku lagi sekali.Dia jatuh terduduk di sofa sebelah katil. Terdengar tangisan halus miliknya.
" Miss are you okey? Kau salah bilik kot " kataku. Dia diam dan masih lagi teresak esak.
Aku garu kepala yang tak gatal . Apa aku nak buat ni.
pintu bilik dikuak. Tersembul wajah mummy, daddy dan Adryna.
" Mom who is she? " soalku. Tampak mummy dan daddy seperti terkejut dengan soalan yang aku lontarkan.
Gadis itu bangun dan mendekati kedua orang tuaku. Pantas tubuh mummy dipeluknya erat.
" My, El pergi dulu ya? El tak kuat my " katanya dalam tangisan. Kenapa hati aku rasa sayu bila tengok perempuan tu menangis sampai macam tu sekali.?
Is she crying because of me?
" Akak nak pergi mana? Ad teman ya? "kata adryna.
Siapa perempuan tu.. Kenapa dia rapat dengan keluarga aku?
" It's okey Ad, he needs you here.. Jagakan abang Fal untuk akak sekejap ya? Mummy daddy El pergi dulu Assalamualaikum " pamit gadis itu.
" Who is she mum? " soalku kepada mummy yang mendekati aku bersama daddy dan adryna.
" She's your wife my dear " aku terkedu.
" Mummy merepek apa ni? Sejak bila Fal kahwin? Pandai mummy buat lawak eh " aku ketawa hambar. Mummy, daddy dan Adryna berpandangan.
End pov,
--------
El pov,
Flashback,
" salah satu side effectsnya , akan ada ganguan pada otak dia, he will lost his memory temporary.. It will continue until he.. "
Kata kata Doktor Emir tergantung disitu.
" Is it to late untuk dia buat operation doc? " soalku dengan penuh harapan agar cara itu dapat membantu Naufal untuk kekal bernyawa.
" Bergantung kepada pesakit , kalau mereka nak buat we will proceed but operation also have a side effect " terang Doktor Emir.
" 80 peratus kemungkinan pesakit akan mengalami lumpuh, buta, amnesia or death.. Like what i said it depends on patient " sambung Doktir Emir.
" We will try our best but, Tengku Naufal condition is getting worse and weak, sel sel kenser tu dah mula merebak ke bahagian lain dan.. "
" i bukan tuhan nak tentukan hidup dan mati seseorang tapi dari pemerhati kami masa yang Tengku Naufal ada tak lama , give him a support and make him feel happy .." nafas aku tarik sedalam mungkin dan cuba bertahan
" Kalau tak ada apa apa lagi saya minta diri dulu " kata Doktor Emir dan berlalu pergi .
End flashback,
Patut kah aku meraung pada saat saat macam ni? Ya allah.. Aku tak kuat. Danish yang lena di atas katil aku perhati lama.
Danish adalah satu-satu dan permata yang aku ada.. Danish mengingatkan aku kepada Naufal . Aku sayang kedua nya .
Ting ting ting..
Bunyi Noti dari Iphone berjaya menarik perhatian aku. Skirn iPhone itu aku perhati.
ANDA SEDANG MEMBACA
0.0 | Stranger ✔
ChickLit" Selamanya dia " - Helena ( Belum diedit lagi huhu ) A M A R A N : STORY NI SAD ENDING. HATI TAK KENTAL TAK BOLEH BACA HAHAHAHAHAH *** P/s : forgive me for the typo's and grammatical errors. will improve my writing soon :) Enjoy the story guys :)...
