13 : side effect

3.7K 291 6
                                        

Naufal pov,

" Si-siapa kau? " soal aku kepadanya. Aku nampak dia sedikit terkejut. Matanya mula berkaca.

" Fal... Don't you remember me? " soalnya terketar ketar. Dahi aku berkerut.

" Seriously who are you? " soal aku lagi sekali.Dia jatuh terduduk di sofa sebelah katil. Terdengar tangisan halus miliknya.

" Miss are you okey? Kau salah bilik kot " kataku. Dia diam dan masih lagi teresak esak.

Aku garu kepala yang tak gatal . Apa aku nak buat ni.

pintu bilik dikuak. Tersembul wajah mummy, daddy dan Adryna.

" Mom who is she? " soalku. Tampak mummy dan daddy seperti terkejut dengan soalan yang aku lontarkan.

Gadis itu bangun dan mendekati kedua orang tuaku. Pantas tubuh mummy dipeluknya erat.

" My, El pergi dulu ya? El tak kuat my " katanya dalam tangisan. Kenapa hati aku rasa sayu bila tengok perempuan tu menangis sampai macam tu sekali.?

Is she crying because of me?

" Akak nak pergi mana? Ad teman ya? "kata adryna.

Siapa perempuan tu.. Kenapa dia rapat dengan keluarga aku?

" It's okey Ad, he needs you here.. Jagakan abang Fal untuk akak sekejap ya? Mummy daddy El pergi dulu Assalamualaikum " pamit gadis itu.

" Who is she mum? " soalku kepada mummy yang mendekati aku bersama daddy dan adryna.

" She's your wife my dear " aku terkedu.

" Mummy merepek apa ni? Sejak bila Fal kahwin? Pandai mummy buat lawak eh " aku ketawa hambar. Mummy, daddy dan Adryna berpandangan.

End pov,

--------

El pov,

Flashback,

" salah satu side effectsnya , akan ada ganguan pada otak dia, he will lost his memory temporary.. It will continue until he.. "

Kata kata Doktor Emir tergantung disitu.

" Is it to late untuk dia buat operation doc? " soalku dengan penuh harapan agar cara itu dapat membantu Naufal untuk kekal bernyawa.

" Bergantung kepada pesakit , kalau mereka nak buat we will proceed but operation also have a side effect " terang Doktor Emir.

" 80 peratus kemungkinan pesakit akan mengalami lumpuh, buta, amnesia or death.. Like what i said it depends on patient " sambung Doktir Emir.

" We will try our best but, Tengku Naufal condition is getting worse and weak, sel sel kenser tu dah mula merebak ke bahagian lain dan.. "

" i bukan tuhan nak tentukan hidup dan mati seseorang tapi dari pemerhati kami masa yang Tengku Naufal ada tak lama , give him a support and make him feel happy .." nafas aku tarik sedalam mungkin dan cuba bertahan

" Kalau tak ada apa apa lagi saya minta diri dulu " kata Doktor Emir dan berlalu pergi .

End flashback,

Patut kah aku meraung pada saat saat macam ni? Ya allah.. Aku tak kuat. Danish yang lena di atas katil aku perhati lama.

Danish adalah satu-satu dan permata yang aku ada.. Danish mengingatkan aku kepada Naufal . Aku sayang kedua nya .

Ting ting ting..

Bunyi Noti dari Iphone berjaya menarik perhatian aku. Skirn iPhone itu aku perhati.

0.0 | Stranger  ✔Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang