LIMA BELAS

6.8K 669 57
                                        

.
.
.

"Eomma.. ini cantik sekali, wah berkilauan"

"Tentu saja yeol-ah, haraboji dulu memberikan ini pada halmoni, lihatlah sayang, sangat cantik"

"Bentuknya bulan sabit, Yeollie suka sekali bulan sabit, eomma"

"Yeollie suka ini?"

"Tentu eomma, ini sangat cantik, secantik eomma, tapi... ini kan milik halmoni? Kenapa ada pada eomma?"

"Halmoni memberikan ini pada saat eomma menikah, dulu ini adalah kalung yang paling cantik"

"Jinjja? Sekarang juga tetap sama eomma... ini adalah kalung paling cantik yang pernah Yeollie lihat"

"Jja, kalau begitu.. eomma berikan ini padamu"

"Ehh.. kenapa eomma? Yeollie kan laki laki, tidak memakai kalung"

"Yeollie.. jika kau sudah besar nanti, berikan kalung ini pada orang yang Yeollie sayangi yah.."

"Ini untuk eomma saja, karena Yeollie sangat menyayangi eomma"

"Yeollie sayang... berikan pada seseorang yang membuat hatimu berdegub kencang saat berada didekatnya, membuatmu nyaman saat bersamanya, membuatmu ingin memilikinya dan menyayanginya.."

"Eomma!!!" Chanyeol terbangun dari tidurnya sesaat setelah bermimpi moment saat masa kecilnya.

"Kalung bulan sabit? Kyungsoo?" Chanyeol memeluk boneka burung hantu yang kini menjadi teman tidurnya dalam kesepian.

"Kyung... apa kau merindukanku?"

"Sedang apa dirimu? Aku sangat merindukanmu sayang.. Kyung pulanglah..." Monolog Chanyeol sembari memeluk erat boneka kesayangan Kyungsoo.

Keadaannya yang begitu mengenaskan saat ini, dirinya belum juga keluar dari kamar setelah Suho membawa Kyungsoo pergi, makanpun ia tak nafsu, berkali kali Chen mengetuk pintu namun Chanyeol tak menggubris.

Rambutnya begitu kusut, mata sembab dan kantung mata menghitam, membuatnya terlihat menyeramkan.

Sebenarnya Chanyeol lapar, sangat lapar, namun rasa sedihnya kehilangan Kyungsoo mengalahkan rasa apapun, rasa rindunya terlalu berat, Chanyeol seperti orang orang, tidak, benar benar gila.

'Tok'

'Tok'

"Chanyeol... keluarlah, mengurung diri seperti ini tidak akan membuat Kyungsoo kembali" bujuk Chen dari balik pintu kamar.

"Presdir Park... sudah banyak pekerjaan dikantor yang menunggumu"

"Chanyeol-ah, kau salah dalam bertindak..."

"Chan.."

"Kyungsoo pasti akan kembali jika kau coba untuk memperjuangkannya"

"Park..."

"Terserah lah!!! Sialan kau Park!! Kau bodoh!!! Sangat bodoh!!!"

Why Always Me?🔞 [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang