ENAM BELAS

6.6K 683 55
                                        

.
.
.

Baekhyun mematung menatap kearah depan dengan pandangan kosong, semua perkataan yang Chen katakan tentang seseorang bernama Do Kyungsoo membuatnya lidahnya kelu tak mampu berkata apapun.

"Lalu dia?" Tanya Baekhyun memastikan.
"Dua tahun yang lalu, Suho dan Kris membawanya pergi" jawab Chen lemah.

"Kenapa kau tidak mencoba mencarinya?" Baekhyun mulai kesal dan sedikit emosi.
"Aku sudah mencarinya Baek, seluruh penjuru kota ini sudah aku datangi tapi aku tak menemukannya" Chen mengambil gelasnya dan meminum isinya kasar.

"Kenapa kau tak melarang Chanyeol ketika tau dirinya akan mendaki saat itu?" Tanya Baekhyun tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan saudaranya.
"Aku pikir dia akan melupakan Kyungsoo, tapi ternyata-"

"Apa kau tidak tau jika dia- argghh.." Baekhyun memijat pelipisnya yang terasa pening
"Aku tau Baek, kami semua tidak ada yang tau jika salju akan turun diatas" jawab Chen menyesal.
"Lalu dimana kau sampai dia bisa jatuh dari ketinggian seperti itu!?" Nada bicara Baekhyun mulai meninggi.

"Aku menyuruhnya berteduh dibawah pohon, aku terpaksa meninggalkannya mencari kayu bakar untuk membuat api unggun untuknya, dia mencoba membantuku dan tanpa sadar dia salah melangkah dan mendekati ke arah jurang, aku...." Chen menutup  wajahnya, ia merasa gagal telah menjadi saudara.

"Chen kau tau, Chanyeol adalah orang yang merasa paling kuat, tapi nyatanya dia orang yang paling lemah yang pernah kukenal" Baek beranjak dari duduknya dan masuk kedalam.
"Baek jika dia lupa padamu jangan kau paksa dia, Baek!!!" Chen berteriak berlari mengejar Baekhyun yang akan menemui Chanyeol.

"Park!!" Teriak Baekhyun yang mulai memasuki rumah depan.
"Park kau-" Baekhyun terhenti saat melihat keadaan saudaranya yang tak wajar.

"Park apa yang kau lakukan!!" Baekhyun merebut paksa boneka yang sedang Chanyeol mainkan dan membuatnya terkejut.
"Yaaa....!!" Chanyeol tak terima dan mengambil bonekanya kembali tanpa melihat siapa yang datang.

"Park ada apa denganmu..." Baekhyun mulai merendahkan suaranya agar dapat berbicara dengan Chanyeol.
"Park kenapa kau lakukan ini? Kau mencintainya? Iya kau mencintai Kyungsoo?" Baekhyun mengusap bahu Chanyeol yang menampakan tulang tulangnya dengan jelas.
"Kyungsoo?" Tanya Chanyeol polos.

"Ya Tuhan... Park kenapa kau lakukan ini?! Agar kau bisa membuktikan kau berjuang untuknya?! Hah?? Kau salah Park, kau harusnya mengejarnya bukan mendaki ke atas gunung untuk membuktikan cintamu, aku bilang apa! Kau mahluk tinggi jelek yang sangat bodoh dasar bodoh kau ini!!! Kenapa aku memiliki saudara sebodoh dirimu!!! Ayo sadar bodoh!!" Baekhyun mengguncang bahunya kasar namun ia tetap tak peduli dan sibuk mengusap boneka kesayangannya.

"Kyungsoo..." monolog Chanyeol dengan boneka ditangannya.

"Kyungsoo... aku merindukanmuuuu" Teriak Chanyeol dengan memajukan bibirnya.

"Kau menjijikan Park! Dasar sialan kau ini!" Baek hendak memukul kepala Chanyeol namun segera menahannya.

"Baek, Pada saat saat itu Chanyeol sangat terpukul, dia sudah lelah mencari Kyungsoo namun saat menemukan Kyungsoo, dia sudah bersama orang lain, dia sempat depresi karenanya, sudah Baek tenang" Chen mencoba menenangkan Baekhyun.

"Chanyeol-ah... ajaklah Kyungsoo keatas, ayo tidurlah" titah Chen lembut
"Yak!! Kenapa kau perlakukan si brengsek seperti itu?!"
"Sudah lah, Baek... ayo ikut aku"

Why Always Me?🔞 [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang