"Jalanin Hidup tuh jangan kaya Pembalap lagi disirkuit, yang NIKUNG orang terus! Tapi, jalanin hidup Kaya Orang lagi Bawa Motor Yang kadang Kita Harus ngasih Sen dan ngeliat Kaca Sepion, Agar Kita Nggak Tertabrak Sama yang dibelakang kita"
-Mamah-
Nggak Kerasa sudah satu minggu Dari kejadian Dimana Rahma mencoba Untuk ngehargain Putra sebagai Suaminya, Tapi sayang nya itu cuma Sehari dan tidak untuk seterusnya apa lagi Hari ini Mereka Kembali Berdebat dan masalah yang sama juga
Masalah Dimana Rahma Terlalu Takut Buat Memilih Dan melepaskan Salah Satu nya. Dari perdebatan mereka Putra berusaha menahan emosinya yang tak kunjung Padam
"Sekarang mau kamu apa?!" Tanya putra dengan nada yang sedikit frustasi
"Lo pasti tau mau Gua apa" jawab rahma dengan seenaknya
Tiba-tiba tangan Putra mencengkeram Pundak Rahma Dengan Kuat Dan mendorong Ke tembok dengan keras
Rahma membalak Kaget Ini pertama kalinya Putra bersikap kasar Jauh Dari sebelum pernikahan ini Putra sama Sekali Tidak pernah bertingkah kasar,
Dengan Cepat Rahma merejabkan mata nya agar tidak menangis dan Berusaha menahan agar Putra tidak bertindak Lebih
"Saya udah Cukup Sabar!! Saya ini SUAMI kamu!! Kamu udah nikah! jadi stop seakan kamu Masih gadis yang Berkeliaran bebas!! Kamu Harus Sadar Kamu Siapa!! Jangan keras kepala! Saya bisa ajah bertindak lebih ke kamu!! Inget! Kamu Punya saya, Saya Pemilik kamu!! Jangan Bersikap Seperti Anjing yang di tolongin malah menggigit!!" Ucap Putra yang menggantung ucapan nya
Saat ini Rahma Berusaha menahan Air Mata yang Mendesak ingin keluar.
Putra mendekat kan Wajah nya Sampai hanya tersisa jarak 2cm , rahma Tau Kalau putra dalam Keadaan Seperti ini Dia Akan menuntut lebih dari sekedar Berciuman. Semakin DekatChupp!
Rahma memalingkan wajah nya ke kiri Sampai akhir nya yang terkena ciuman itu Pipinya Bukan bibir nya
"Shit! Kamu emang Gak Tau Diri yah!" Ucap putra sambil melepaskan Tangan nya dari Pundak Rahma
Kaki Rahma Lemas dia benar-benar lemas ini pertama kalinya putra bersikap dan berkata kasar Rahma merosot ke bawah dengan pandangan Kosong
Tiba-tiba Putra narik tangan Rahma Dengan keras, Mulut Rahma benar² Kaku Apa Yang di ucap kan Putra tadi benar² Menohok ke hati Rahma
"Inget!! Kamu Punya saya, dan saya pemilik kamu!! Jangan Bersikap Seperti Anjing Yang Ditolongin malah mengigit!!"
"Shitt!! Kamu emang gak tau diri!"
Mereka berjalan ke lorong Rumah yang mengakses ke ruang bawah tanah dan penempatan wine
Dan ternyata rahma dibawa di ruang bawah tanah, putra membuka kunci Ruang bawah tanah setelah terbuka pintu yang tak bersalah itu pun di tendang dengan keras
Brakk!
Surkk!!Brukk!!
"Awwhhh" Rintih Rahma Yang terjatuh di Lantai karna di dorong Oleh putra dengan tidak elit nya
"Kenapa? Sakit?" Tanya putra sambil berseringai
Bukan jawab pertanyaan putra malah Memalingkan wajah nya ke Kanan, putra yang ada dihadapan nya pun langsung melangkah mendekat
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden Attack [ON GOING]
General Fiction"Sampe kapan mau boongin perasaan lu"-sari Aliski "Orang bego juga tau kalo perasaan lu ga pernah berubah ke dia"-aprilia pasaribu "Bacot ya kalian berdua"-rahma wulandari ◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎ Perjodohan mungkin terdengar buruk karena kebanyakan orang yg d...