Baekhyun sangat senang karena hari jadinya dengan Taeyeon tinggal 2 hari lagi. Ia sedang bingung akan memberi Taeyeon apa.
"Ucapan saja? Atau bunga? Ah, itu sudah pasti. Lalu ... apa lagi? Perhiasan? Aniyo ... ahhh! Kenapa sulit sekali?"batin Baekhyun frustasi. Ia mengacak rambutnya. Apa yang kira-kira bisa ia berikan untuk Taeyeon?
Sambil berpikir, Baekhyun mengecek SNS-nya. Ia membaca beberapa komentar dan seketika merasa sedih ketika membaca komentar-komentar buruk tentang mereka.
'Cepatlah putus!'
'Kuharap Baekhyun sadar bahwa Taeyeon tidak pantas untuknya'
'Taeyeon jelek!'
Baekhyun memejamkan matanya. Ia sedih membaca komentar-komentar itu, tapi yang paling membuatnya sedih adalah fansnya tak bisa bahagia untuknya.
"Kenapa mereka tak bisa mengerti perasaanku ..."gumam Baekhyun sedih.
***
Jantung Taeyeon berdebar-debar. Sekarang tanggal 18 Juni, itu berarti hari jadi mereka. Tadi, Baekhyun menelpon kalau ia baru bisa bebas setelah pukul 8 malam.
"Taeyeon eonnie, kita akan pergi ke mall. Kau mau ikut?"tanya Yoona.
Taeyeon menoleh, "Sampai kapan?"
"Tak lama, mungkin 10 tahun lagi kita baru akan kembali,"jawab Yoona asal, "Tentu saja tidak. Kita hanya akan sebentar disana!"katanya sambil tertawa.
Taeyeon tersenyum, "Arraseo, aku bersiap-siap dulu,"
Sambil menunggu Taeyeon bersiap-siap, Tiffany tiba-tiba muncul di samping Yoona, "Kurasa dia sudah agak baikan,"
"Ah!"Yoona tersentak melihat Tiffany yang muncul tiba-tiba, "Haish ... eonnie! Kau mengejutkanku!"
"Iya, kan? Dia tidak seaneh biasanya,"kata Tiffany tanpa memperdulikan Yoona yang terkejut.
Yoona menghela napas, "Benar. Taeyeon eonnie sudah agak berubah,"
"Aku senang untuk itu. Dia sudah belajar untuk tidak memperdulikan netizen ... dan ... tetap menyayangi Baekhyun,"
"Majayo,"Yoona melirik Tiffany yang entah kenapa terlihat sedih, "Eonnie sendiri? Apa kau bahagia putus dengan Nickhun oppa?"
Tiffany terdiam sebentar. Kemudian, ia berujar, "Ya, aku dan namja Thailand itu sudah memutuskan untuk tetap menjadi ... um ... teman, karena ... kita tidak sepemikiran lagi,"
Yoona terkikik, "Itu tidak benar,"
"Apa yang tidak benar?"
"Yah ... menurutku sepasang kekasih yang putus tidak akan bisa menjadi teman. Pasti ada rasa canggung ketika berbicara tentangnya, bertemu dengannya, atau bahkan hanya saling melihat bisa sangat gugup,"ucap Yoona.
Tiffany memicingkan matanya, "Sudahlah! Aku akui itu benar. Tapi aku senang karena ... kita jadi bebas melakukan apapun,"
"Yak! Eonnie bagaimana, sih?"
Tiffany hanya tertawa saja. Tak lama, Taeyeon kembali. Mereka pun segera berangkat.
***
Baekhyun menggosok-gosokkan telapak tangannya. Ia sangat gugup. Apa yang akan ia ucapkan nanti? 10 menit lagi Taeyeon akan datang ke dorm-nya. Semua membernya sudah sepakat untuk hengkang dari sana agar tidak mengganggu suasana.
Baekhyun bercermin lagi, "Baiklah, ayo, kita latihan,"
Baekhyun berdeham, "Happy anniversary! Ani, ani, bahasa Ingrisku tidak terlalu bagus. Bagaimana kalau ... ehem! Hai, selamat hari jadi? Errr ... itu terdengar aneh. Ehem! Happy ... happy ... ah! Molla!"teriaknya kesal. Baekhyun berjongkok sambil mengacak rambutnya. Matanya melirik kotak kecil yang ada di meja. Ya, itu adalah hadiahnya untuk Taeyeon.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Secret
Fanfictiecerita ala (imajinasi) real life baekhyun dan taeyeon. . . . WARNING ⚠⚠⚠ CERITA INI HANYALAH FANFICT BAEKYEON SHIPPER AKUT SEMATA. OREOS MUST READ.
