7 - Benci

56 6 0
                                        

Happy Reading !!!
-----
Cinta yang tulus itu tidak akan hanya berjanji, tetapi membuktikan - Galih Putra
-----

Setelah insiden kemarin, sadira tidak membahasnya sama sekali. Ia masih seperti biasa. Tapi berbeda dengan cantika, ia sekarang di bully oleh fans-fans nya sadira dan teman-teman sadira.

Sekarang sadira dan teman-teman nya sedang berada di sebuah cafe. Yap, sesuai janji kemaren mereka malam mingguan akan nongkrong di cafe ini.

Mereka semua sibuk dengan hp masing-masing. Sadira yang sudah bosan langsung menarok hpnya ke meja.

"Galih" panggil sadira.

Yang di panggil galih, yg menoleh semuanya.

"Hm?" sahut galih yg tetap fokus sama layar hpnya.

"Isss galih, kalau orang ajak bicara itu. Lihat orangnya" kesal sadira.

"Emg lu orang dir ?" balas galih sambil terkekeh dan melihat kearah sadira.

"Tau ah, males gue ngomong sama orang kayak lu" sadira ngambek ceritanya, ia menekuk wajahnya dan mengerucutkan bibirnya. Minta di cium nih anak 😂😂.

"Iya iya , apa dira ?" tanya galih lembut.

"Galih bisa ngomong lembut juga ya ?" fika menyindir galih.

"Lah iya ya ? ,gue juga baru tau" revan ikut-ikutan.

"Iya biasanya babang galih kan kasar, apalagi pas di kamar sama dedek vino" tambah vino.

"Bazeeng lo vin" kesal galih.

"Apa salah dan dosa ku sayang, cinta suci ku kau buang buang..." kata vino sembari menyanyi lagu jaran goyang.

"Diem tai!" galih tambah kesel dan menjitak kepala vino.

"Dira mau ngomong apa ?" ulang galih. Semua menatap kearah sadira.

"Gue cuman mau bilang sekarang 3 permen milkita setara dengan segelas susu" ujar sadira dengan santai.

Semuanya cengo. Bagaimana tidak orang udah kira bakalan mau ngomong serius. Eh ternyata cuman begitu doang.

"Haris parang yg di mobil kamu masih ada kan?" tanya melani ke haris.

"Masih sayang, bahkan masih tajam" balas haris.

"Eek lu dir gue kira apaan jirr" arsani ikutan kesel.

"Tau anjing gak sih ?" tanya fika.

"Tau itu yg barusan ngomong" sahut sadira santai.

Vino berjalan kesamping sadira.

" dir, dir tos dulu kita . hebat banget lo , tengok si galih dah gondok tuh" ucap vino sembari mengangkat tangannya untuk ber-high five.

Tos....

"Iya dung siapa dulu, sadira" kata sadira dengan bangga.

Galih bangkit, dan berjalan kearah sadira. Ia mencubit pipi sadira sekuat-kuatnya.

"Aw aw aw , lih lepasin sakit....., galihh sakitttt" rengek sadira.

"Gak!" sahut galih singkat.

"Sakit lih sakit, aw aw aw" tambah sadira.

"Terus aja sampai lebar pipinya" timpal rika.

I'm like TT just like TT

TakdirTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang