Chapter 11

70 29 0
                                    

Saat Ikbal sudah sampai di sekolah ternyata pintu gerbang sudah di tutup
Ia pun langsung memanggil Pak Ahmad  untuk membukakan gerbang

"Pak Ahmad,bukain pintunya dong."panggil Ikbal setelah turun dari motor

Pak Ahmad yg di panggil namanya pun langsung menoleh ke arah Ikbal dengan menarik nafas lelah

"Apa"

"Bukain gerbang nya"

"Tidak bisa.Kamu bisa lihat sendrikan?kalau jam segini udah waktunya masuk. Jadi,pintu gerbang juga otomatis tutup"Ucap pak Ahmad kepada Ikbal kesal.

"Tapi pak,saya kan baru ini terlambatnya"Ucap Ikbal pura-pura

"Jangan pura-pura,kamu sering terlambat Ikbal"

"Hehe,bapak tau aja.Tapi saya mohon pak bukain gerbangnya"Ucap Ikbal sambil mengangkat tangannya seraya memohon

"Nanti saya bisa di marahin pak Angga"

"Bapak tenang aja,urusan pak Angga biar saya yang ngatur"Ucap Ikbal

"Tidak bisa Ikbal"

"Ayo lah pak buka pintu gerbang nya.Apa perlu saya teraktir bapak kopi atau mau makan di lestoran"Ujar Ikbal menawari pak Ahmad supaya ia bisa masuk

"Kamu nyogok saya?"Tanya Pak Ahmad sambil mengangkat satu alisnya

"Saya bukan mau nyogok bapak,tapi nawarin bapak"

"Ikbal mending kamu balik lagi aja ke rumah,lagi pula kamu udah terlambat"Ujar pak Ahmad

"Gak mau lah pak,saya jauh-jauh datang ke sekolah.Masa di suruh pulang lagi,nanti kalau mama saya nanya saya jaw---"Ucap Ikbal terhenti karna kedatangan Pak Angga secara tiba-tiba

"Ikbal.Kamu udah berapa kali saya bilangin jangan suka datang terlambat juga,tapi tetap aja"Ucap pak Angga dengan wajah marah menatap Ikbal

"Aduh pak,sekali ini aja.Bapak gak marah-marah mulu sama saya pak."Ujar Ikbal sambil mengusap-usap dadanya

"Kalau kamu mau saya gak marah lagi,makanya jangan suka terlambat"Ujar pak Angga

"Pak Ahmad buka pintu nya"Ucap pak Angga menyuruh pak Ahmad

Pak Ahmad pun langsung membuka pintu gerbangnya.Ikbal yg melihat gerbang di buka langsung melangkah kan kakinya.Akan tetapi,baru saja ia ingin melangkahkan kakinya suara pak Angga sudah terdengar lagi

"Ikbal.Siapa yg nyuruh kamu masuk?"

"Bapak"jawab Ikbal singkat

"Ko saya?saya gak nyuruh masuk"Ujar pak Angga lalu beliau pun langsung mendekati Ikbal

"Aduh sakit pak"Ucap Ikbal karna pak Angga tiba-tiba menarik telinganya

"Sekarang kamu bersihin perpustakaan sampai jam istirahat"Ucap pak Angga yg masih menjewer telinga Ikbal

"Aww.. Iya pak,tapi lepasin dulu telinga saya"

Pak Angga pun langsung melepaskan jeweran di telinga Ikbal yang sudah memerah akibat ulahnya

"Aduh pak,bapak sadis banget sih,sakit tau telinga saya"Ucap Ikbal kesal sambil mengusap-usapkan telinganya

"Ayo cepat ke perpustakaan,kalau engga saya tambah lagi hukamanya"Ujar pak Angga

"Iya"jawab Ikbal lemas,lalu ia pun berjalan menuju ke perpustakaan yang berada di lantai atas

Sampainya ia di perpus Ikbal pun langsung membuka gagang pintu dan masuk ke dalam

My Happines With YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang