Kamu selalu membuatku merasa aku adalah orang yang terbaik dan
orang yang paling beruntung
Di dunia iniAfifah
:
Bel istirahat berbunyi dua menit yg lalu.Namun,Afifah hari ini tidak bersemangat untuk pergi ke kantin dengan kedua sahabatnya.
"Fah lo gak kekantin?"tanya Citra pada Afifah yg menenggelamkan wajahnya di kedua tangannya.
"Engga gue lagi gak nafsu"jawab Afifah lesu.
"Gak nafsu apa?"tanya Citra lagi.
"Makan sayangku"jawab Afifah gereget.
"Alay lo"cibir Karin.
"Kalau lo gak mau ke kantin,biar gue pesanin aja yah.Lo kan tadi pagi gak sarapan Fah"sungut Karin.
"Gak usah,gue lagi gak nafsu makan Rin!"ucap Afifah
Karin semakin mendekat ke arah Afifah yg masih setia menenggelamkan wajahnya,kemudian ia menyentuh dahi Afifah yg terasa panas.
"Lo sakit Fah?ko badan lo panas banget!"tanya Karin.
"Engga ini efek gue tadi pagi mandi pakai air dingin"jawabnya asal.
"Emang gitu yah?"
"Iya"
"Yaudah kita berdua ke kantin dulu,nanti gue beli in bubur buat lo"ucap Citra kemudian meninggalkan kelas .
"Gue juga"ucap Karin menyusul Citra.
***
Gerombolan Ikbal memasuki kantin dengan sangat cool bahkan tak jarang juga mereka menyapa murid-murid yg berpaspasan dengan mereka.
Sekarang Ikbal pergi ke kantin tidak hanya dengan kedua sahabatnya saja.Akan tetapi dengan dua cowo yg tak kalah tampan dengan Ikbal maupun Gibran dan Vebrian.Ya nama mereka berdua adalah,Rido dan Davit.
Mereka berdua adalah teman Ikbal dari sekolah lain tapi,sekarang mereka sudah pindah sekolah di tempat SMA Pertiwi yg mana sekolah yg Ikbal tempati sekarang.
Kerombolan ke lima cowo tampan itu memasuki kantin yg sangat ramai,mereka berlima pun langsung menuju ke meja yg biasa Ikbal tempati saat di kantin.
Setelah memesan makanan dan minuman.Ikbal menelusuri setiap murid yg berada di kantin.Namun ia tak sama sekali menemukan sosok kekasihnya di antara kedua sahabat Afifah.
Ia kemudian beranjak dari duduknya dan melangkah menuju meja Citra Karin tampa mengenghiraukan pertanyan dari sahabatnya.
"Ikbal mau ke mana?"tanya Rido yg melihat Ikbal pergi.
"Biasa palingan nyamperin belahan jiwanya"jawab Gibran sambil memainkan ponselnya.
"Emang dia udah punya pacar"sambung Davit.
"Udah"jawab Gibran singkat.
"Siapa namanya?gimna cantik gak?kelas berapa?"tanya Davit bertubi-tubi.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Happines With You
Historical FictionKamu tau kenapa aku masih bertahan?Ya karna kamu!Karna bahagia ku ada padamu. Kamu yg selalu membuat jantung berpacu lebih cepat karna gombalan manismu.Kamu juga yg selalu membuat aku tersenyum. Afifah Nur Azahra Seorang gadis yang cantik ,ceria dan...