#Skip pulang
"Assalamualaikum ,,Afifah pulang bun"ucap afifah berjalan masuk ke rumahnya,dia melihat bunda nya sedang memasak di dapur.
"Bunda masak apa hari ini?"ucap afifah pada bunda nya yg asik
memasak.
"Eh sayang udah pulang,tadi kamu naya apa sayang ? maaf bunda gak dengar"ucap bunda nya sekaligus ia bertanya kembali kepada putri nya yang sedang kesal,karna pertanyaa nya tidak di respon oleh bunda nya.
"Tadi Afifah naya bunda lagi masak apa ?"ucap afifah mengulangi pertanyaa nya yang tadi tidak di respon oleh bundanya
"Bunda lagi masak tumis kangkung,rendang,sama ikan goreng sayang,kamu mau makan? tapi tunggu bunda selesai yah nanti kalo udah selesai masak bunda panggil"ucap bunda nya yang kembali berkutik dengan masakan nya.
"Iya ,Afifah masuk kamar dulu yah"ucap Afifah pergi ke kamarnya.
Tiba nya di kamar Afifah mengganti pakaian dan merebahkan badan nya ke kasur .
"Uh cape nya ,mendingan gue tidur aja lah"ucap Afifah kemudian ia memejamkan matanya.
#Afifah Pov
"Afifah bangun!,ayo turun ke bawah kita makan nak.Bunda tungguin di bawah "ucap bunda
"Iya bun,padahal gue masih ngantuk tapi perut gue minta demo terus dari tadi"ucap gue kemudian pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah gue biar lebih fresh lalu gue turun kebawah di sana gue udah lihat adek gue dan bunda lagi pada nunggguin gue.
"Maaf bun,jadi buat bunda dan adek nunggu "ucap gue kemudian gue duduk di depan Qia
"Iya gak papa.Yaudah ayo makan"ucap bunda kemudian kita makan dalam keadaan hening.Setelah selesai makan bunda menyuruh gue minum obat,biasa karna gue punya penyakit kanger darah atau nama lain nya leukemia yang masih stadium awal jadi harus minum obat teratur,jujur gue sedih kenapa gue bisa kena penyakit ini di usia gue yang yang muda ,kadang gue merasa takut nanti gue gak dapat melihat keluarga gue .gue sengaja gak mau melakukan kemo trafi takut nyusahin orang tua gue.
"Bun Afifah masuk kamar dulu yah "ucap gue
"Iya nak ,kamu istirahat aja"ucap bunda.
Lalu gue naik ke atas menuju kamar gue dan mengambil buku diary ,kemudian gue menulis semua kesah keluh gue selama ini.
12 Febuari 2017
Ya Allah
Kadang aku merasa takut jika hidup ku tak panjang lagi ,dan takut meninggalkan orang2 yang aku sayang
Aku tak sanggup melihat mereka bersedih.Apalagi melihat bunda menangis karna diriku.
To ;Afifah Nur Azahra
Tak terasa air mataku pun terjatuh dengan suasan hati yang gaduh.
Hingga kantuk pun datang dan aku pun masuk ke dalam mimpi.
#Autor Pov
Tak terasa sekarang pukul 3 sore,namun seorang gadis nan cantik belum terbangun dari tidur nya.
Sampai seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah bunda nya yang masih terlihat cantik memangil namanya dengan suara lumayan kencang,sehingga membuat gadis itu terbangun dari tidur nya yang nyaman.
"Afifah!.Bangun udah sore ayo bersihkan badan mu kemudian shalat"panggil bunda nya dengan suara rumayan kencang.
"Iya bun"ucap Afifah sambil berdiri dan kemudian menuju kamar mandi.
Tak membutuhkan waktu lama untuk membersihkan dirinya .Afifah langsung memakai baju santainya dan mengerjakan shalat asar.
Setelah melaksanakan shalat ia keluar kamar untuk menemui bunda dan adik nya yang sedang bersantai di teras rumah.
"Bunda"pangil Afifah saat berada di belakang bundanya ,sehingga membuat bundanya yang di panggil menengok ke arah suara yang memangilnya.
"Ada apa?"tanya bunda nya
"Tidak apa,aku hanya memanggilmu saja bundaku"jawab Afifah dengan suara manja.
Bunda nya hanya berohria saja.
Tiba-tiba terdengar suara Qia yang memanggil nama Afifah .
"Kaka!!"
"Apa"jawab Afifah dengan cuek
"Ih kaka udah besar tapi masih manja sama bunda,masa kalah sih sama Qia.Qia aja udah gak manja sama bunda."ucap Qia dengan nada mengejek
"Suka-suka aku dong,yang manja kan aku kenapa kamu semot"ucap Afifah sines.
"Kaya kamu gak manja aja sama ayah,manja kamu sama aku itu lebih parah kamu,masa ayah baru pulang kerja kamu udah minta gendong.,uh dasar anak manja"tambah Afifah sambil memandang Qia dengan mata tajam.
"Biarin aja,ayah kan sayang sama aku bukan sama kaka!"ucap Qia sambil memeluk lengan bunda nya.
"Udah-udah kalian ini setiap hari berantem terus gak ada akur-akurnya.kalian ini kan bersaudara gak baik berantem terus,Qia mau orang yang suka berantem sama saudaranya sendiri temannya setan?"ucap bunda nya menasehati kedua putri nya yang tak pernah akur.
"Gak mauuuuu,Qia gak mau temannya setan"teriak Qia sambil memeluk lengan bundanya dengan erat,sedangkan Afifah hanya tertawa melihat tingkah adeknya yang masih bersifat polos itu.
#sikp malam
Setelah makan malam tadi Afifah pergi ke kamar nya untuk mengerjakan PR nya yang banyak.
Namun di sela ia sedang mengerjakan PR nya ,suara deringan hp nya berbunyi.
08568432XXXX
"Hay Afifah"
"Hay juga"
"Lagi apa?"
"Lagi ngerjain pr"
"Pr apa?,mau di bantuin?
"Engga usah makasih gue bisa ngerjain sendiri"
"Lo siapa?dan dapat nomor gue dari mana?"
"Gue Ikbal,lo gak perlu tau gue dapat nomor lo dari siapa,lo hanya perlu tau isi hati gue"
"Maksud lo tu apa sih gue gak ngerti"
"Ah bukan apa-apa,lupakan aja"
"Oh gitu,udah yah gue ngantuk"
"Iya ,good night"
^
Karna tidak ada balasan dari Afifah Ikbal memutuskan untuk tidur
-------------.
Maaf capter nya pendek jangan lupa vote yah
KAMU SEDANG MEMBACA
My Happines With You
Historical FictionKamu tau kenapa aku masih bertahan?Ya karna kamu!Karna bahagia ku ada padamu. Kamu yg selalu membuat jantung berpacu lebih cepat karna gombalan manismu.Kamu juga yg selalu membuat aku tersenyum. Afifah Nur Azahra Seorang gadis yang cantik ,ceria dan...
