~ Don't say,act ~
~ Don't talk,show ~
~ Don't promise,prove ~
-----------------------------------------------------------
***
"Diem aja lo dari tadi?" tanya Alfred ke Revan.Mereka kini sedang di kantin,tapi entah kenapa sejak tadi Revan hanya diam tak bergeming,berbeda dengan yang lainnya.
"Gpp" jawabnya singkat.
"Ayo,jangan-jangan lo lagi mikirin orang ya?" ledek Gio sambil tersenyum jailnya.
"Ya iyalah mikirin orang,masak mikirin setan!" sambung Kevin,dan membuat semua teman-temannya tertawa.
"Hahahaha,bisa aja lo Vin" sambung Novi yang masih tertawa.
"Lo tuh kenapa sih sebenernya Van?" tanya Kevin,yang mulai bingung dengan sikap Revan,dan Revan hanya mengedikkan bahunya,sebagai jawaban.
"Cerita aja kali,kayak kita ini orang asing aja buat lo" sambung Gio.
"Tau nih,kan kita udah sahabatan sangat sangat lama,ya gak?"
"Bener tuh" jawab mereka kompak,kecuali Revan.
Dan akhirnya Ia memilih untuk menceritakan semuanya ke sahabatnya.Mungkin kalau di ceritaiin bebannya berkurang sedikit,atau malah mereka nertawain."Bodohlah,mereka kan sahabat gue" batin Revan.
"Sebenernya gue mulai ada rasa ke Naura".
Krik.. Krik..krik..
Hening seketika.Sampai-sampai Gio sama Kevin yang mendengarnya sedikit menganga.
"Lo gak sakit kan Van?" tanya Alfred yang panik,sambil meletakkan telapak tangannya di kening Revan.
"Baik-baik aja kok" sambung Alfred sambil melepaskan tangannya.
"Lebay lo" ketus Revan.
"Bener lo Van,demi apa lo suka sama Naura?" kini giliran Kevin.
"Demi lo" jawab Revan ngelantur.
"Baru sadar lo,heh" tanya Novi,sambil tersenyum meremehkan.
"Plis dong kali ini bantuin gue" bujuk Revan,dengan wajah memohonnya.
"Santai aja,kita pasti bantuin lo,ya gak guys?" sambung Cindy.
"Yoi" jawab mereka kompak.
"Thanks ya,kalian memang the bestlah".
"Kayak baru kenal ama kita-kita aja" jawab Kevin.
"Hahahha" tawa mereka semua kompak.
"Bakal ada yang nyusul gue ama Cindy nih,yang gak?" jail Alfred,sambil tersenyum.
"Iya nih dapet PJ kita,ckckck" jawab mereka kompak.
Entah kenapa,mereka seneng banget kalau ada yang baru jadian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Prospects
Teen FictionApa yang akan terjadi?.... jika dulunya seorang Perempuan yang berusaha mendapatkan perasaan seorang Laki-Laki yang sangat ia cintai,tetapi Laki-Laki itu tidak ada perasaan sedikit pun untuk si Perempuan. Namun di saat Perempuan itu akan pergi,Laki...
