Segalanya berawal di masa SMA-masa yang penuh tawa, gengsi, dan cerita tentang cinta. Dialah orang yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, orang yang mengajarkannya arti perhatian kecil, hingga perlahan mereka saling mendekat, saling jatuh, da...
Author POV Suatu pagi yang cerah di hari Jum'at, Jeni terbangun karena bunyi alarmnya yang menggelegar, menandakan ia harus bersiap ke sekolah. Setengah sadar, tangannya meraih ponsel di nakas sebelah tempat tidurnya untuk mematikan alarm. Jeni membuka matanya perlahan lalu duduk sebentar untuk mengumpulkan nyawanya. Setelah di rasanya cukup, ia bergegas menuju kamar mandi. Jeni merupakan seorang siswi di salah satu SMA terkenal di Jakarta. Karena jarak antara rumah dan sekolahnya yang cukup jauh, ia harus bangun lebih awal agar tidak terlambat datang ke sekolah.
Setelah siap, Jeni turun ke bawah untuk sarapan bersama orangtuanya.
"Good morning pah, mah"-Jeni
"Morning"-Parents
"Sini-sini duduk kita sarapan bareng"-ucap ibunya seraya menarik kursi di sebelahnya agar Jeni duduk di sampingnya.
"Makasih mah"-ucapnya sambil duduk.
Mereka bertiga mulai sarapan dengan khidmat.
"Mah, pah Nini udah selesai sarapannya"-Jeni
"Papah juga udah selesai, ayo kita berangkat, nanti kamu telat lagi"-Ayah
"Ayo pah" "Mah, aku berangkat ya"-ucap Jeni lalu mencium tangan ibunya.
"Aku juga berangkat ya"-ucap ayah Jeni lalu mencium kening istrinya. Ibu Jeni pun mencium tangan suaminya.
"Kalian hati-hati ya, semangat untuk hari ini!"-Ibu
Setelah perjalanan kurang lebih 30 menit, sampailah di sekolah.
Jeni POV Hai! Gue Jeni, biasa di panggil Jeni, Jejen or Nini but Nini panggilan dari keluarga gue. Jejen panggilan dari sahabat gue dan Jeni panggilan dari orang-orang yang baru kenal atau gak terlalu deket sama gue. Btw, gue siswi kelas 11 IPA di salah satu SMA terkenal di Jakarta.
"Hai Rosa, Jihan, Lisa!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
This is my bestie, and i love her so much. Mereka sahabat dari awal gue masuk sekolah, sahabat yang selalu ada buat gue, sahabat yang selalu ngedukung apapun pilihan yang terbaik buat gue, intinya mereka adalah sahabat terbaik gue.
Kita duduk depan belakang. Gue sama Jihan di depan dan Rosa sama Lisa di belakang.
"Btw, hari ini gak ada PR kan ya?"-tanya Rosa sambil mengecek bukunya.
"Iya gak ada kok"-Lisa
"Oh iya guys hari ini kan Jum'at, otomatis wajib ikut pramuka dong? Kalian pada mau hadir apa bolos?"-tanya Jihan pada ketiga sahabatnya.