Part 33 - Penjelasan

777 73 3
                                        

Mereka semua berkumpul di ruang tamu untuk mendengarkan penjelasan dari Juno. Suasana yang awalnya cukup ramai perlahan menjadi lebih serius.

"Jadi gimana ceritanya lo bisa ketemu lagi sama cewek gila itu?" Tanya Raka.

"Dia tuh kakak kelas kita dulu kan pas SMP?" Tanya Jidan memastikan.

"Iya, bener" Jawab Juno.

"Pantes mukanya gak asing" Ucap Vian.

"Ya kalian tau sendiri kan dia dulu kaya gimana ke gue" Kata Juno.

"Sama-sama gila sih" Celetuk Jinan.

"Hahaha, mana iya lagi" Tambah Jidan.

"Basa-basi mulu, jelasin buruan" Kata Jihan dengan nada ketusnya.

"Sabar dong sayang" Ucap Vian menggoda.

"Dih siapa gua lo panggil-panggil sayang?!" Balas Jihan kesal.

"Hehe bercanda" Kata Vian sambil tertawa kecil.

"Udah, langsung aja jelasin. Jangan kebanyakan bercanda" Kata Jinan.

"Kalem-kalem" Ucap Vian santai.

"Jadi jelasin gak? Kalo gak, gua pulang" Kata Jeni sambil berdiri.

Melihat itu, Juno langsung menahan tangan Jeni dan membuatnya kembali duduk.

"Sayang tunggu dulu, aku bakal jelasin" Kata Juno.

"Eh kata Bella tadi kalian put—" Ucapan Jovan terpotong karena Jinan langsung membekap mulutnya.

"Lanjutin Juno, gak usah dengerin Jovan" Kata Jinan.

"Yaelah kenapa si?" Tanya Jovan bingung.

"Gausah dibahas anjir, situasinya lagi sensitif" Kata Raka.

Jovan hanya tersenyum kaku "Sorry-sorry."

"Gapapa, emang gua sama Juno udah putus kok" Kata Jeni tiba-tiba.

Seakan-akan ia sudah tahu apa yang ingin dikatakan Jovan tadi.

"Ih elu si!" Kata Jidan.

"Ya maap" Ucap Jovan.

"Jen, tapi aku gak mau" Kata Juno sambil menatap Jeni.

Jeni menghela napas.

"Kalo gak mau jelasin yaudah, gua pulang aja. Capek disini, energi gua ke kuras."

"Iya-iya aku jelasin. Tapi aku mulai dari mana ya? Masalahnya cukup panjang" Kata Juno.

"Semua. Dari awal sampai akhir" Jawab Jeni.

"Busettt" Ucap Raka.

"Bentar deh, gua ambil cemilan dulu. Ini pasti panjang banget ceritanya" Kata Jinan sambil berdiri.

"Nitip" Ucap Jidan.

"Sekalian minum juga ya" Kata Vian.

"Sini kalian berdua ikut. Dikira tangan gua ada tujuh bisa bawain semuanya" Kata Jinan.

"Yaudah iya" Kata Jidan.

"Sana lo aja, dan" Kata Vian.

—————————————

"Jadi kenapa lo bisa ketemu lagi sama cewek itu?" Tanya Saga.

"Bentar, cewek itu sebenernya siapa? Kok kalian bisa kenal sama dia?" Tanya Rosa.

"Oke, gua jelasin cewek itu dulu."

"Dia itu Bella, kakak kelas gua waktu SMP. Lebih tepatnya kakak kelas kita, karena dulu kita 1 sekolah."

Kita Yang Tak Selesai [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang