Part 43 - Cemburu 2

604 47 3
                                        

📍Taman

"Jen? Sini deh, duduk dulu."

"Kenapa?"

Jeni menghampiri Alvaro yang sedang duduk di bangku taman.

"Pacar lo namanya Juno, yah?"

Jeni langsung mengernyitkan dahi. "Lah? Kok lo tau sih? Gue kan belum ngasih tau lo."

Alvaro hanya mengangkat ponselnya.

"Instagram."

"Hah?"

"Tadi gue liat komentar. Ada yang nge-tag Juno. Dan dia ngakuin kalo lo pacarnya."

Jeni langsung menghela napas.

"Jadi bener?"

"Iyah."

Alvaro mengangguk-angguk kecil. "Pantes."

"Pantes kenapa?"

"Ya pantes aja."

"Pantes apaan, sih? Ngomong yang jelas."

Alvaro malah tertawa. "Juno ternyata."

Jeni memicingkan mata. "Emang ada yang salah sama Juno?"

"Enggak kok aman. Cuma gak nyangka aja"

"Apanya yang nggak nyangka?"

"Temen kecil gue ternyata udah punya pacar."

Jeni langsung tersenyum miring. "Ya emang kenapa? Gue kan cantik."

Alvaro mengangguk. "Percaya diri banget."

"Emang kenyataan."

"Dasar."

Mereka berdua kemudian tertawa. Namun, suasana santai itu tidak berlangsung lama. Dari kejauhan, terdengar suara motor berhenti. Seseorang turun dari motor dan langsung berjalan cepat menuju taman.

Jeni yang sedang duduk membelakangi jalan tidak menyadarinya. Berbeda dengan Alvaro yang justru melihat seseorang sedang berjalan ke arah mereka.

Ia tersenyum kecil. "Kayaknya pacar lo dateng."

"Hah?" Jeni langsung menoleh.

Dan benar saja.

Juno sedang berjalan ke arah mereka dengan wajah yang terlihat cukup serius.

"Juno?"

Juno tidak menjawab. Ia terus berjalan hingga akhirnya berdiri tepat di depan Jeni.

"Juno, kok kamu ke sini?"

Juno menatap Jeni sebentar, kemudian mengalihkan pandangan kepada Alvaro.

"Ini siapa?" Nada suaranya terdengar datar.

Jeni langsung berdiri. "Oh, ini Alvaro. Temen kecil aku."

Alvaro mengulurkan tangan. "Alvaro."

Juno melihat tangan tersebut beberapa detik sebelum akhirnya menjabatnya.

"Juno."

Keduanya saling menatap. Tidak ada yang bicara. Suasana mendadak terasa canggung.

Jeni yang melihat keduanya hanya bisa menghela napas.

"Udah, jangan saling tatap kayak mau duel gitu."

Alvaro tertawa kecil. "Santai, gue nggak mau duel kok."

Juno hanya diam. Jeni kemudian menarik tangan Juno. "Sini duduk."

Juno menurut dan duduk di samping Jeni. Namun, matanya masih sesekali melirik Alvaro.

Kita Yang Tak Selesai [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang