Keesokan harinyaaaa.....
Jeni dan kedua orang tuanya sudah berada di bandara. Mereka sedang menunggu jadwal penerbangan yang akan berangkat sekitar 1 jam lagi. Jeni sengaja datang lebih awal supaya tidak tertinggal pesawat. Selain itu, dia juga ingin bertemu dengan teman-temannya terlebih dahulu sebelum benar-benar pergi.
Juno sama yang lain kemana ya? Kok mereka pada belum dateng? Apa mereka gak jadi dateng? batin Jeni.
Jeni terlihat gelisah. Matanya terus mencari-cari keberadaan seseorang yang sangat ia tunggu saat ini.
"Jen? Temen-temen kamu gak ikut dateng ke sini buat nemuin kamu?"
"Emm... gak tau ya, Mah. Kemarin sih bilangnya pada mau dateng ke bandara buat ketemu aku dulu. Eh, taunya belum nongol juga."
"Oh gitu. Tapi mereka bener dateng gak? Kalo dateng, kita tunggu dulu. Kalo gak dateng, kita langsung ke pesawat aja. 1 jam lagi pesawat kita bakal berangkat."
"Tunggu dulu ya, Mah. Aku mau coba hubungin mereka dulu."
"Yaudah."
WhatsApp.
Keluarga Cemara 🙊
Jeni: Gaesss... kalian jadi kan dateng ke bandara?
Jihan: Jadi kok, beb. Ini kita udah di jalan. Sabar ya, macet banget soalnya.
Rosa: Iya, bener. Macet nih.
Juno: Jadi sayang. Kamu yang sabar ya, tunggu kita.
Jeni: Pasti gue tunggu. Tapi gue harap kalian gak telat datengnya.
Juno: Penerbangannya jam 4 kan ya?
Jeni: Iya sayang.
Rosa: Semoga kita gak telatt...
Lisa: Amin.
Jinan: Sabar ya, Jen. Kita pasti dateng kok.
Saga: Tunggu kita, kita pasti dateng.
Jidan: Sabar ya, macet banget.
Jeni: Please jangan telat🥺
—————————————
"Mereka jadi ke sini?"
"Jadi kok, Mah. Tapi mereka masih di jalan. Katanya macet."
"Yaudah kalo gitu kita tunggu ya."
"Iya mah."
30 menit kemudian...
"Jen?"
"Hm?"
"Temen kamu masih lama?"
"Kayanya sebentar lagi sih mah."
"Jen, Mah. Ayo masuk."
"Pa, bentar. Aku masih mau nungguin temen-temen aku."
"Tapi kita harus segera masuk pesawat."
"Pa, bentar lagi yaaa."
"Gak bisa, sayang. Ayo masuk pesawat."
"Tapi, Pa..."
"Udah, Jen. Nurut aja. Daripada nanti Papa kamu marah."
"Hmm... iya, Mah."
"Ayo jalan. Bawa barang-barang kamu."
"Iya, Pa."
Akhirnya, dengan berat hati, Jeni berdiri dan bersiap berjalan menuju pesawat yang akan ia tumpangi.
Baru beberapa langkah...
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Yang Tak Selesai [END]
Fiksi PenggemarSegalanya berawal di masa SMA-masa yang penuh tawa, gengsi, dan cerita tentang cinta. Dialah orang yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, orang yang mengajarkannya arti perhatian kecil, hingga perlahan mereka saling mendekat, saling jatuh, da...
![Kita Yang Tak Selesai [END]](https://img.wattpad.com/cover/144304746-64-k540624.jpg)