Part 41 - Graduation Day

756 59 3
                                        

Hari yang selama ini mereka tunggu akhirnya tiba.

Hari ini adalah hari kelulusan anak-anak kelas 12 SMA Kusukakamu. Sebuah gedung mewah telah disewa oleh pihak sekolah dan panitia untuk menjadi tempat berlangsungnya acara kelulusan.

Sejak pagi, gedung tersebut sudah dipenuhi banyak orang.

Ada siswa kelas 12, para siswa yang akan tampil, anak-anak OSIS yang sibuk mengurus acara, beberapa adik kelas yang datang untuk menyaksikan, para wali murid, hingga guru-guru yang ikut menghadiri acara spesial itu.

Jeni baru saja sampai dan langsung memasuki gedung bersama beberapa temannya.

Ia celingukan karena bingung. "Rame banget. Duduk di mana nih?" gumamnya.

Belum sempat mencari lebih jauh, seorang panitia OSIS menghampirinya.

"Permisi, Kak."

Jeni langsung menoleh. "Ah, iya, Dek?"

"Kakak ngapain di sini?"

"Saya lagi nyari temen-temen saya. Kamu tau nggak anak kelas 12 duduknya di sebelah mana?"

"Oh, tau, Kak. Ayo, aku anter."

"Ah, makasih, ya."

Mereka berjalan melewati beberapa barisan kursi.

"Oh iya, Kak. Nanti aku boleh minta foto, nggak? Buat di-upload ke sosial media."

Jeni tertawa. "Boleh dong. Tenang aja, nanti kita foto sepuasnya."

"Asiiik!"

Sesampainya di area tempat duduk siswa kelas 12, Jeni melihat kursi-kursi sudah disusun berdasarkan kelas dan nomor absen.

"Kakak kelas apa?"

"IPA 1, Dek."

"Oh, sebelah situ, Kak. Duduknya sesuai nomor absen, ya."

"Oke. Makasih, Dek."

"Sama-sama, Kak."

Jeni kemudian melihat susunan kursinya.

Kalo sesuai absen... berarti gue sebelahan sama Juno, dong?. Gumamnya.

Belum sempat ia duduk, seseorang memanggilnya.

"Jeni!"

Jeni langsung menoleh.

"Jihan?"

Begitu melihat sahabatnya, Jeni langsung memeluknya.

"Happy graduation, sayangku!"

"Happy graduation juga, sayang!"

Mereka melepaskan pelukan.

"Wah, lo cantik banget, Jen," puji Jihan.

"Makasih. Lo juga cantik banget."

"Ngomong-ngomong, kursi lo di mana?"

"Tuh, nomor enam."

"Sebelah nomor lima, kan?"

"Hooh. Si Juno."

"Hah? Serius?"

"Iya."

"Dia udah dateng belum?"

"Belum kayaknya. Kursinya masih kosong."

"Oh, yaudah. Gue ke sana dulu, ya."

"Oke. Gue juga mau duduk."

Jeni akhirnya duduk di kursinya.

Posisi tempat duduk mereka memang disusun berdasarkan nomor absen.

IPA 1 | IPA 2 | IPA 3 | IPS 1 | IPS 2 | IPS 3

Kita Yang Tak Selesai [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang