Beberapa bulan telah berlalu setelah acara ulang tahun Juno. Seperti biasanya, mereka kembali menjalani aktivitas sebagai seorang pelajar.
Hari demi hari mereka lalui dengan rutinitas yang sama. Belajar, mengerjakan tugas, mengikuti kegiatan sekolah, hingga akhirnya waktu yang mereka tunggu sekaligus mereka khawatirkan pun semakin dekat.
Hari ini, suasana kelas terlihat sedikit berbeda. Semua siswa tampak lebih serius memperhatikan penjelasan guru karena sebentar lagi mereka akan menghadapi ujian nasional.
"Anak-anak, minggu depan kalian akan menghadapi UNBK yang akan berlangsung selama empat hari. Jadi, persiapkan diri kalian dengan baik. Belajar yang rajin agar kalian semua mendapatkan hasil yang memuaskan."
"Baik, Bu."
"Oh iya, untuk kartu ujian nanti kalian bisa mengambilnya di meja ibu."
"Iya, Bu."
"Baiklah, ibu akhiri pembelajaran hari ini. See you next time."
"See you, Bu."
Akhirnya pembelajaran hari itu selesai. Para siswa mulai membereskan buku dan perlengkapan mereka masing-masing untuk bersiap pulang.
"Cepet banget ya, gak kerasa udah mau ujian aja."
Lisa berkata sambil memasukkan buku ke dalam tasnya.
Ucapan Lisa langsung diangguki oleh Jeni.
"Iya, bener. Rasanya baru kemarin kita masuk kelas 12, sekarang udah mau ujian aja."
"Oh iya, ngomong-ngomong, lo udah ada rencana mau lanjut kuliah atau kerja setelah lulus?" tanya Lisa.
"Rencana gue sih mau kuliah. Orang tua gue juga minta gue buat kuliah dulu. Lagian memang dari awal gue juga ada niatan buat lanjut pendidikan."
Jeni memasukkan buku terakhirnya ke dalam tas sebelum bertanya balik.
"Kalo lo gimana, Lis?"
Lisa menghela napas kecil.
"Sebenernya gue pengen kerja dulu. Pengen ngerasain punya penghasilan sendiri. Tapi orang tua gue nyuruh kuliah dulu."
"Kalau gitu turutin aja permintaan orang tua lo. Toh mereka pasti mau yang terbaik buat lo."
"Tapi gue belum nyiapin apa-apa, Jen. Soalnya dari awal emang gue gak terlalu niat kuliah."
"Kalo gitu mulai siapin dari sekarang. Mumpung masih ada waktu."
Lisa mengangguk pelan.
"Tapi gue bingung mau daftar lewat jalur apa. Terus belum kepikiran juga mau masuk kampus negeri atau swasta."
"Kalo menurut gue coba negeri dulu deh."
Lisa kembali bertanya.
"Kalo lo sendiri rencana kuliah dimana, Jen?"
Jeni tersenyum kecil.
"Rencananya gue mau kuliah di luar negeri."
Mata Lisa langsung membesar.
"Anjir, seriusan?! Demi apa?!"
"Iya, Lis. Gue udah lama cari-cari informasi tentang beasiswa dan cara daftar ke kampus luar negeri."
"Wih, mantap banget sih lo."
Jeni hanya tersenyum.
"Doain aja ya semoga gue bisa keterima di salah satu kampus yang gue inginkan."
"Amin, amin. Btw, kampus mana aja yang mau lo daftar?"
"Sebenernya gue mau daftar di tiga kampus. Buat jaga-jaga kalau salah satunya gak keterima."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Yang Tak Selesai [END]
FanfictionSegalanya berawal di masa SMA-masa yang penuh tawa, gengsi, dan cerita tentang cinta. Dialah orang yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, orang yang mengajarkannya arti perhatian kecil, hingga perlahan mereka saling mendekat, saling jatuh, da...
![Kita Yang Tak Selesai [END]](https://img.wattpad.com/cover/144304746-64-k540624.jpg)