Segalanya berawal di masa SMA-masa yang penuh tawa, gengsi, dan cerita tentang cinta. Dialah orang yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, orang yang mengajarkannya arti perhatian kecil, hingga perlahan mereka saling mendekat, saling jatuh, da...
Author POV Minggu sore setelah kegiatan Malam Keakraban (MAKRAB), Jeni hanya berdiam diri di rumah. Sekarang ia sedang menonton drama kesukaannya di laptop.
Ting!
Notif WhatsApp di ponselnya berbunyi. Menandakan ada pesan masuk.
Jeni mengambil ponselnya di nakas lalu melihat notif tersebut. Pesan itu dari nomor yang tidak di kenal.
"Ini nomor siapa?"-gumamnya.
Sebelum membalas pesan tersebut, ia cek terlebih dahulu dan memastikan itu nomor siapa. Tapi ketika Jeni melihat username nya, hanya titik saja tanpa ada nama. Jeni melihat ke bawah, ternyata dalam 1 grup yang sama, yakni grup kelas 11 IPA 2.
"Oh anak kelas"-katanya. Lalu ia membalas pesan tersebut.
WhatsApp.
+62 8123-4567-8910
Save back ya
Maaf, siapa ya?
Juno
Oh
Udahbelum?
Apanya yang udah?
Udah di save belum nomornya?
Oalah, udah kok (Read)
Jeni mengerutkan dahinya karena bingung. Juno tiba-tiba chat hanya minta save back doang tanpa ada basa basi yang lain.
"Udah gitu doang? Ganggu gue nonton aja deh"-gumam Jeni dengan sedikit kesalnya.
Setelah itu Jeni kembali menaruh ponselnya di nakas dan melanjutkan tontonannya.
Keesokan harinya, Jeni bangun lebih awal karena hari ini adalah hari Senin, yang dimana bel masuk sekolah lebih cepat daripada hari yang lain. Kalian pasti sudah tahu kenapa masuk lebih cepat, ya karena hari Senin ada upacara bendera terlebih dahulu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah upacara, kegiatan belajar mengajar seperti biasanya sampai pukul 14.15 WIB.
Sepulang sekolah, Jeni langsung ke rumah tanpa mampir kemanapun. Sesampainya di rumah ia langsung masuk kamarnya. Bersih-bersih lalu merebahkan tubuhnya di kasur.
Ia mengambil ponselnya di nakas lalu membuka aplikasi WhatsApp.