Sementara itu, Jihan, Rosa, Lisa, dan teman-teman Juno yang lain masih berada di luar rumah.
Mereka belum menemukan keberadaan Juno dan Jeni. Rumah yang sangat luas membuat mereka kesulitan mencari setiap sudut ruangan.
Jihan, Vian, Saga, dan Raka memutuskan untuk mencari bersama menuju lantai atas, tepatnya ke arah kamar Juno. Namun langkah mereka terhenti ketika melihat seseorang berdiri di depan pintu kamar Juno.
Seorang wanita.
Wanita itu terlihat sangat marah. Ia terus memukul-mukul pintu kamar sambil berteriak.
"JUNO BUKA ANJING!!!"
Mendengar teriakan tersebut, mereka langsung berhenti dan sedikit mundur agar tidak ketahuan oleh wanita itu.
"Itu siapa anjir?' Bisik Jihan.
"Ssstt! Jangan berisik." Peringatan Saga.
"Kasih tau yang lain. Juno kayaknya ada di dalem kamar." Kata Raka.
Vian menyipitkan matanya, memperhatikan wanita tersebut.
"Gue kayak pernah liat dia deh."
"Iya anjir, gue juga ngerasa gak asing." Kata Raka.
Tidak lama kemudian, teman-teman mereka yang lain datang menghampiri.
"Kenapa pada ngumpet disini?" Tanya Jidan.
"Ssstt! Tuh." Vian memberi kode.
"Itu cewek kayak gak asing deh." Kata Jidan sambil melihat ke arah wanita tersebut.
Tiba-tiba Jovan yang baru melihat wajah wanita itu langsung terdiam.
"Itu cewek yang gue liat di supermarket sama Juno."
"Lo serius?" Tanya Jihan.
Jovan mengangguk yakin.
"Gue baru inget sekarang."
"Itu cewek gila pas SMP."
"Oh iya anjir, gue baru ngeh." Kata Jinan.
"Lah iya ya." Vian ikut menyadari.
"Kalian kenal?" Tanya Rosa penasaran.
"Enggak kenal dekat sih, tapi waktu SMP dia sering banget gangguin Juno." Jelas Vian.
"Oalah..."
"Bener-bener gila tuh orang. Masih aja gangguin Juno sampe sekarang." Kata Saga kesal.
"Harus dikasih pelajaran biar kapok." Kata Jidan.
"Udah, langsung aja kita samperin." Kata Jinan.
"Iya, kalo kita rame-rame pasti dia takut." Kata Lisa.
"Gak semudah itu." Raka menggeleng.
"Maksudnya?"
"Dia bukan tipe orang yang gampang takut."
"Yaudah, kita samperin dulu aja." Kata Jihan.
Akhirnya mereka semua berjalan mendekati kamar Juno.
Wanita itu langsung terkejut ketika melihat mereka datang.
"Woy Bella! Ngapain lo di sini?!" Teriak Raka.
"Oh, Bella namanya." Gumam Jihan, Rosa, dan Lisa bersamaan.
Bella menatap mereka sinis.
"Ada juga kalian. Ngapain kalian di sini?! Gue gak ada urusan sama kalian!"
"Emang kita gak ada urusan sama lo." Kata Raka.
"Tapi kalo berurusan sama Juno, berarti lo juga berurusan sama kita."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Yang Tak Selesai [END]
FanfictionSegalanya berawal di masa SMA-masa yang penuh tawa, gengsi, dan cerita tentang cinta. Dialah orang yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat, orang yang mengajarkannya arti perhatian kecil, hingga perlahan mereka saling mendekat, saling jatuh, da...
![Kita Yang Tak Selesai [END]](https://img.wattpad.com/cover/144304746-64-k540624.jpg)