Part 31 - Konflik 1

742 76 5
                                        

Hari ini rumah Jeni sedang sepi. Tidak ada siapa pun di rumah, ia hanya sendirian.

Jihan tiba di rumah Jeni. Ia langsung mengetuk pintu rumah sahabatnya itu.

Tok tok tok

"Jen? Jeni? Buka pintunya Jen."

Ceklek.

Pintu terbuka, memperlihatkan wajah Jeni yang terlihat sangat kacau. Mata cantiknya sudah berkaca-kaca, bahkan terlihat jelas bahwa ia baru saja menangis.

Melihat keadaan sahabatnya, Jihan langsung memeluk Jeni. Dan saat itulah pertahanan Jeni runtuh. Tangisannya pecah dalam pelukan Jihan.

"Jihan.... Juno jahat banget."

"Kenapa dia tega ngelakuin itu ke gue?"

"Gue salah apa sama dia sampe dia selingkuh kaya gitu?"

Jihan mengusap punggung Jeni, berusaha menenangkan sahabatnya.

"Udah-udah, jangan nangis lagi ya."

"Gabisa, Jihan.... Gimana gua gak nangis setelah liat foto tadi? Setelah liat respon Juno di grup? Setelah dia gak bales chat gue dari pagi, gak angkat telepon gue. Gimana gue gak nangis, Jihan?"

Jihan kembali memeluk Jeni. Ia tahu saat ini sahabatnya benar-benar sedang hancur.

Setelah tangisan Jeni sedikit mereda, mereka masuk menuju kamar Jeni.

"Orang tua lo kemana Jen?"

"Lagi pergi."

Setelah itu suasana kembali hening. Tidak ada percakapan di antara mereka.

Jihan sendiri bingung harus menghibur Jeni dengan cara apa. Ia hanya bisa menemani sahabatnya yang terus melamun sambil menatap layar ponselnya. Di sana terpampang foto wallpaper Juno dan Jeni yang terlihat sangat bahagia.

Ting!

Suara notifikasi membuat Jeni mengerutkan dahinya. Ia melihat ada pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal.

"Juno udah bales chat lo?"tanya Jihan saat mendengar suara notifikasi.

Jeni menggeleng.

"Gatau dari siapa. Nomor gak dikenal."

"Jangan dibuka deh, takut penipuan."

"Buka aja deh, takutnya penting."

Akhirnya Jeni membuka pesan tersebut.

Unknown

Unknown : Halo Jeni.

Jeni : Siapa ya?

Unknown : Gue ceweknya Juno.

Jeni : Juno cowok gue!!!

Unknown : Yakin?
Unknown : Dia aja sekarang lagi sama gue.

Jeni : Gue gak percaya.

Unknown : Masih gak percaya?
Unknown : [Mengirim foto]

Unknown : Masih gak percaya?Unknown : [Mengirim foto]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kita Yang Tak Selesai [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang