Part 14 - Nugas Bareng

1.1K 85 1
                                        

Author POV
Seperti hari biasanya, Jeni sekolah dari pagi hingga sore. Di sore hari ini, orangtua Jeni akan pergi ke suatu tempat, membuat Jeni sendirian di rumah.

"Nini...."

Jeni langsung menghampiri ibunya di ruang tamu.

"Iya mah?"

"Mamah sama papah mau keluar sebentar"

"Tumben, mau kemana mah?"

"Ada undangan pernikahan dari temennya papah kamu"

"Oalah... Sampe malem gak mah?"

"Belum tau juga si bakal sampe malem atau enggak. Tapi katanya acaranya baru mulai dari sore dan acara intinya tuh di malem. Kemungkinan mamah sama papah pulang malem"

"Okedeh kalo gitu"

"Kamu mau nitip beli sesuatu gak pulangnya?"

"Kayanya gak ada sih, di kulkas masih ada cemilan kok"

"Oh iya, kalo mau makan mamah udah masakin tinggal nanti kamu panasin aja"

"Iya mamah siap. Makasih ya mah"

"Mah, udah siap?"-ucap ayahnya yang baru muncul di ruang tamu.

"Udah pah"

"Yaudah ayok kita berangkat sekarang"-kata ayahnya lalu menggandeng tangan istrinya.

"Kita berangkat dulu ya, kamu baik-baik di rumah, kalo mau keluar rumah kabarin dulu. Jangan lupa kunci pintu"-kata ayahnya pada Jeni.

"Iya papah siap. Hati-hati ya..."

Karena Jeni sendirian di rumah setelah orangtuanya keluar ia langsung mengunci pintu sebelum ke kamarnya.

Setelah mengunci semua pintu ia masuk kamar lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur. Tiba-tiba ia teringat tugas fisika yang diberikan tadi di sekolah. Jeni mengambil bukunya lalu mengerjakan tugasnya, tak lupa ia menyalakan musik agar suasana tidak hening.

Ting!

Bunyi notifikasi dari WhatsApp. Terlihat nama Juno di layar ponselnya. Ia membuka pesan tersebut.

WhatsApp.

Juno •IPA 1

Hai Jen!

Iya, ada apa?

Gapapa sih hehe

Loh

Sibuk gak?
Lagi ngapain?

Gue lagi ngerjain tugas fisika

Oalah, sorry ganggu

Gapapa kok

Btw, lo ngerjain tugas
di rumah?

Iya dong, dimana lagi?

Ya siapa tau di luar rumah

Kita Yang Tak Selesai [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang