Hari sudah malam, Cahaya Matahari dengan semburat jingga disekitarnya kini telah berganti dengan Cahaya Bulan yang Bersinar keperakan, Bulat sempurna, padahal Matahari baru saja terbenam beberapa menit yang lalu
Aku menghembuskan nafas pelan sambil tersenyum tipis di dalam CapsFly, Sudah Sekitar 20 Km kami melaju dengan kecepatan normal, dan sudah selama itu juga kami belum kemasukan apapun selain air dari botol mineral yang keluar dari CapsFly dengan bantuan Dev tadi,
Aku pernah dengar Ada beberapa CapsFly yang menyimpan cadangan makanan ringan dan berat didalamnya, Tapi berhubung Dev Tidak ada diruangan yang sama dengan kami --terdapat sekat antara Kursi Penumpang dan Pengendali-- Kami hanya bisa diam dan tidak berani berbuat apa apa, takut jika salah menekan tombol dan ujung ujungnya CpasFly ini yang akan meledak
Sebenarnya kami juga bisa meminta bantuan Louis dengan Kekuatan Matanya yang dapat mendeteksi dan membuka sandi atau memilih milih tombol dengan mudah, Tapi Louis Malah tidur di Kursi pojok dengan pulasnya, Nafasnya terhembus teratur, Mungkin dia Lelah, Louis sempat cerita bahwa dia baru sampai rumah jam setengah empat pagi tadi karena harus mengantar kedua orang tuanya ke luar negeri dan setelah itu, dia sama sekali tidak bisa tidur kemudian langsung ke sekolah
Aku menatap Siena yang juga mengantuk, berkali kali matanya menutup kemudian terbangun lagi, sementara Seyn yang ada disampingnya menatap lantai CapsFly dengan tatapan datar, Sedari tadi pandangannya Sama sekali tidak berubah
Aku kembali menghela nafas pelan
"Siena, jika kau mau tidur, tidur saja, tidak apa apa."
Ucapku pelan, Mata Siena terbuka lebar kemudian tersenyum kecil, mengucapkan Terima kasih padaku dan segera tertidur disamping kakaknya yang bahkan hanya memandangi adiknya dengan tatapan seperti biasa, datar.
Aku terkekeh kecil, Terkadang aku berfikir, Seyn dan Siena bukanlah anak kembar jika saja wajahnya tidak mirip, lihat saja, perbandingan sifatnya sangat jauh, Bahkan kepribadian mereka juga berbeda, Seyn yang Introvert dan Siena yang Ekstrovert
Seyn yang ada disebrangku tiba tiba berdehem pelan sambil melirik ke arahku
"Ada apa Seyn?" Ucapku spontan sambil mengerjapkan kedua mataku, Seyn selalu melakukan itu jika kondisi disekitarnya sedang sepi jadi ia tidak perlu bicara dengan lawan bicaranya,
"Aku, ingin ke depan, Berjaga jaga jika Dev membutuhkan bantuan, lagipula dia belum istirahat sama sekali sejak tadi." Ucap Seyn sambil berdiri, aku mengangguk kemudian tersenyum kecil
Memperhatikan Seyn yang tengah berjalan menuju Sekat antar ruang, Memencet tombol kunci di samping sekat dan segera masuk sesaat setelah Sekat besi itu Bergeser, menimbulkan bunyi berdesing dan benturan besi yang sedikit mengejutkan
Sekat kembali menutup rapat, Keadaan kembali hening, aku menyenderkan tubuhku sendiri ke Kaca samping CapsFly sambil memegang perutku yang kembali berbunyi pelan dan sesekali meringis, Aku tidak pernah menahan lapar selama ini, dan juga, aku tidak pernah naik CapsFly dengan rute sejauh ini, semuanya benar benar diluar dugaanku
Seharusnya akhir akhir bulan Ini aku mempersiapkan diriku dirumah, membaca buku, Latihan soal soal, dan Mengurung diriku di Perpustakaan untuk menghadapi Ujian, Tapi sekarang, Aku tidak dirumah, tidak tahu bagaimana keadaan Ayah dan Ibuku diluar sana, dan bahkan tidak tahu bagaimana nasib kami nantinya
Suara Deheman berat berhasil membuyarkan lamunanku, Spontan aku menengok ke arah sumber suara dan terkejut setelahnya melihat Louis yang duduk bersidekap tengah menatap ke arahku datar, kedua kakinya disilangkan dalam Keadaan lurus, Aku mengerjapkan kedua mataku sambil membenahi posisiku yang sebelumnya Menyender menjadi tegak, kemudian Ikut ikutan Bersidekap seperti Louis
KAMU SEDANG MEMBACA
My World
FantasíaFantasi & (minor)Romance -------------------------------------------- Seharusnya, Tahun ini adalah tahun yang akan bersejarah bagi kami karena tinggal beberapa bulan lagi kami akan menjalankan Ujian Nasional Tapi secara tiba tiba, layaknya disihir...
