Chapter 12

4.5K 350 9
                                        

ⓜⓐⓕⓘⓐ











"Gimana caranya biar kita bisa pulang dengan aman, tanpa ketauan Chan Oppa?"

Yoora berpikir dengan keras agar mereka bisa menghindar dari Chanyeol, karena kalau mereka sampai bertemu Chanyeol bisa di pastikan mereka tidak akan selamat dari introgasi,

Apalagi Chanyeol sudah tau kalau mereka menyembunyikan Hayeon darinya.

Skip

Teng... Teng... Teng... 🔔

Bel pulang sekolah berbunyi, para siswa dan siswi berhamburan keluar sekolah termasuk Yoora, Seuyong, Nela, dan Nelsa, mereka menuju ke parkiran untuk mengambil mobil Yoora yang terparkir di sana.

Nela berjalan pelan ke arah gerbang untuk memastikan sesuatu.

"Gawat!! Chan Oppa ada di depan" Ucap Nela

"aduh... gue yakin Chan Oppa pasti ngenalin mobil gue, kan mobil gue sering kita pake kalo lagi main ke rumah Hayeon atau kalo ngejemput Hayeon ke rumahnya" Ucap Yoora panik

"Gimana kalo kita ngalihin perhatiannya aja? pas Chan Oppa lengah kita bisa ngambil kesempatan buat kabur" Ucap Nela memberi usul

"Tapi... Cara ngalihin perhatiannya gimana?" Tanya Nelsa

Siapa yang tidak tau kalau Chanyeol itu sangat jenius? Tentu saja tingkat kefokusan dan kejeliannya juga tidak bisa di ragukan

"Ouhh gue ada ide!! gimana kalo kita minta bantuan ke anak cowok, kita suruh mereka pura-pura berantem, kan bakal jadi ricuh tuh, nah itu pasti bisa ngalihin perhatian Chan Oppa dan kita bisa kabur"

Yoora, Nela, dan Nelsa mengangguk saat dirasa ide Seuyong tadi tidak lah buruk

"Ehh Bin! kebetulan lo lewat, kesini deh" Panggil Seuyong

Oh yah Hanbin ini adalah anak berandalan level atas, berandalnya bukan sembarangan berandal,

"Kenapa?" Tanya Hanbin sinis

"lo bantuin gue yah" mohon Seuyong

"Bantuin apa?"

"lo sama temen-temen lo pura-pura berantem, pokoknya bikin sericuh mungkin sampe laki-laki yang ada disana, yang berdiri di samping mobil di gerbang depan, jangan sampe dia ngeliat mobil gue keluar gerbang"

Hanbin mengikuti arah jari telunjuk Seuyong yang mengarah pada seorang pria, dia terlihat sedang mondar-mandir di depan gerbang. Hanbin sendiri memang sudah beberapa kali melihat pria itu berdiri di gerbang, dari jam masuk sekolah sampai jam pulang sekolah.

"Emangnya kenapa kalo sampe dia ngeliat kalian?" Tanya Hanbin penuh curiga

"Udah deh lo jangan kebanyakan nanya! kalo lo berhasil gue bakal bayar mahal jasa lo, berapa yang lo mau? 1 juta won cukup?"

Hanbin tersenyum ketika mendengar angka yang di sebutkan Seuyong tadi, Hmm boleh lah.

Hanbin dan teman-temannya memang preman sekolah, terkadang ada beberapa anak yang meminta bantuan Hanbin untuk membalaskan dendam terhadap anak lain, atau anak dari sekolah sebrang,

Tapi itu semua tidak Hanbin lakukan secara percuma, yang meminta bantuannya harus membayar jasanya dengan harga tinggi, tapi Hanbin bisa menjamin kerjanya akan membuahkan hasil,

Maka dari itu kebanyakan anak yang memakai jasa Hanbin adalah orang berada, Hanbin bersedia melakukan apapun yang di suruh asal bayarannya sesuai dengan apa yang telah dia lakukan.

Klien kesayangan Hanbin adalah Seuyong dan teman-temannya, bisa di bilang mereka ini adalah klien VVIP nya Hanbin, karena bayaran yang mereka berikan selalu di atas rata-rata.

"Oke gue laksanain, jangan lupa bayarannya"

Hanbin kembali bergabung dengan rombongan teman-teman satu kelompoknya

"Ada project baru, kita bikin keributan sampe laki-laki itu gak sadar kalo Seuyong sama temen-temennya udah keluar dari sekolah"

Hanbin menunjuk Chanyeol yang masih setia berdiri di depan gerbang sekolah, dan sedang bersandar pada mobil sport hitam miliknya.

"Kalian gak usah banyak tanya, kalo kita berhasil kita bisa untung besar, kalian tau kan mereka kalo bayar jasa kita bayarannya gak main-main"

Hanbin menunjukan smirk nya, sedangkan teman-temannya terlihat senang saat mendengar project besar yang menanti mereka.

Dan lagi ini adalah bayaran terbesar yang Seuyong berikan, karena biasanya bayaran paling besar yang pernah Seuyong berikan sebesar 700 won, tapi ini, Dia bahkan menjanjikan satujuta won, siapa yang tidak tergiur?

Hanbin dan teman-temannya mulai saling pukul, sakit karena pukulan mereka tidak akan sebanding dengan bayaran yang akan Seuyong berikan.

Para siswa mulai berlarian ke arah Hanbin dan teman-temannya, ada yang memisahkan dan ada yang menonton bahkan merekam kejadian itu,

Tentu saja hal itu berhasil membuat Chanyeol datang dan melihat keributan apa yang terjadi.

"Yak apa yang kalian lakukan?! berhenti!!"

Chanyeol memisahkan Hanbin dan teman-temannya yang sedang saling pukul, mereka terlihat terengah-engah dan saling menatap tajam, seolah mereka benar-benar bermusuhan dan menyebabkan baku hantam itu terjadi.

Hanbin tersenyum puas dalam diam saat melihat Chanyeol datang, Teman-temannya hanya saling menatap satu sama lain,

Hanbin menatap mobil yang di tumpangi Seuyong, dan melihat Seuyong mengeluarkan kepalanya dari jendela.

Seuyong tersenyum puas dan menunjukan ponsel nya, dia sudah mentransfer uang nya lewat ponsel,

dengan senyuman puas, Seuyong seolah berkata,

'Kerja bagus, gue tau lo gak bakal ngecewain gue, Congratulation gue udah transfer satu juta ke rekening lo, Selamat bersenang-senang'

Hanbin tersenyum saat merasakan ponsel nya bergetar, dan notif pemberitahuan bahwa ada transferan masuk berhasil membuat Hanbin tersenyum lebar.

Mobil yang di naiki Seuyong bersama teman-temannya berhasil kabur dengan selamat, dan sepertinya Chanyeol tidak menyadari hal itu.



"Heh jangan lupa nanti kalian bayar uang patungan ke gue, uang jajan gue abis di pake bayar si Hanbin mulu!" Ucap Seuyong

Sisanya hanya tertawa ringan, entah sudah berapa Puluh juta yang mereka keluarkan untuk membeli jasa Hanbin, yah walau hasilnya memuaskan sih.























TBC


Anak sultan levelnya beda 😂

Jangan lupa klik Vote and komen nya Guys 😉

Mafia ✔Osh [COMPLETE] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang