ⓜⓐⓕⓘⓐ
Jress
beberapa gerbong kereta berhenti di Stasiun kereta Incheon, kereta keberangkatan pagi ini baru saja tiba beberapa detik yang lalu.
"Oppa kita mau kemana?" Enam orang muda mudi turun bersamaan dari gerbong ke-4
"Kita Chek-in dulu ke hotel Yong" Ucap sehun
Yap, itu adalah Sehun, Suho, Seuyong, Hayeon, dan si kembar Nelsa dan Nela. mereka mengambil kereta keberangkatan pagi, agar bisa beristirahat dan menyusun strategi dulu.
Sehun dan Suho mencerminkan sosok laki-laki Gentleman, dengan cara membantu membawakan tas keempat gadis ini,
Skip
"Nelsa sama Seuyong kamarnya No 312, Nela sama Hayeon kamarnya No 311, Oppa sama Suho di kamar No 310, oke?" Ucap Sehun lalu menyerahkan tiga kunci berwarna silver itu pada Nela dan Nelsa
"Yaudah Oppa aku ke kamar duluan yah, aku mau istirahat, capek, Yuk Sa"
Seuyong menaiki lift dengan Nelsa, Nela, dan Hayeon, sedangkan Suho dan Sehun memutuskan untuk ke Coffee Shop di depan hotel yang buka 24 jam,
"Hun, mau nelpon siapa?" Tanya Suho sambil meminum americano miliknya
"Gue mau nelpon seseorang, temen kecil kita"
"Ouh Hwang Eunbi?" Tebak Suho
"Iyah si Sinb"
"Wahh wah masih di pake aja tuh nama kesayangannya" Ledek Suho, Sehun memukul Suho menggunakan sendok kopinya,
"Dia itu sahabat kecil kita Ho, emang lo gak inget? padahalkan dulu lo duluan yang manggil dia Sinb, gue cuman ngikut doang"
"Iya iya Hun sorry, gue ingetin aja yah, inget Hayeon Hun lo pdkt sama Hayeon aja belom berhasil, jangan nengok cewek lain dulu"
"Apaansih?! kan gue udah bilang Sinb itu sahabat gue, sahabat lo juga, gak inget lo dulu waktu kecil lo yang ngomong mau nikahin Sinb sebelum keduluan sama gue?!"
"Iya Hun, gak usah marah, gue cuman becanda doang, lagian kan itu waktu kecil, sekarang gue udah punya seseorang yang pas di hati gue"
"Hah? Siapa?"
"Kepo lo!!"
"Ah lo mah gak asik, main rahasia-rahasiaan"
"Nanti kalo udah waktunya, pasti gue kasih tau"
"Terserah lo aja!"
📲
'Hallo'
"Hallo Sinb"
'Ngapain sih Hun nelpon gue subuh-subuh gini?! ganggu tidur gue aja lo!'
"Iya sorry, gue lagi ada di Incheon sama temen-temen gue, gue mau nyelidikin sesuatu, lo mau bantuin gak?"
'Ehh serius lo lagi di Incheon? Emang lo mau nyelidikin apa?'
"Gak usah banyak nanya, mau apa enggak nihh?!"
'Santai dong!! lo udah minta bantuan pake nyolot lagi'
"Hah iya iya, Sinb mau gak lo bantuin gue?"
'Nah gitu dong ngomongnya yang lembut, lo gak bakal dapet pacar kalo jadi tukang nyolot!!'
"Aduh Sinb!! lo bertele-tele deh, jadi mau apa enggak?"
'Iya iya mau, nanti ketemuan dimana?'
"Temuin gue di Coffee Shop di deket hotel ×××, lo tau kan?"
'Ouh iya iya gue tau, nanti jam 3 sore gue kesana'
"Jam 3 sore? kok lama banget, kenapa gak jam 9 aja?"
'Gue itu orang sibuk Hun!'
"Yaudah terserah lo aja, udah yah, Thank's, sampe ketemu nanti"
"Bye"
Ppip
📱
"Hun ke kamar yuk, pegel nih gue"
"Dihh ngajakin ke kamar, Emang kita pengantin baru?"
"Tau ah gue cape"
Suho yang sedang tidak mood bertengkar dengan Sehun, berlalu begitu saja meninggalkan Sehun yang cengar-cengir sendiri, karena puas bisa membalas ledekan Suho tadi,
"Ho tunggu!" Sehun berlari menyusul Suho pergi dari Coffee Shop itu.
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Mafia ✔Osh [COMPLETE]
Storie d'amore[COMPLETE] ⓜⓐⓕⓘⓐ ⓛⓘⓕⓔ Surat di kamar Ayahnya, Menjadi salah satu bukti, alasan di balik kepergian ibunya selama belasan tahun. Serta file yang berisi rekaman CCTV, yang memperkuat bukti kejadian tragis di masa lalu? 2 hal itu lah, Yang membawa...
![Mafia ✔Osh [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/142910393-64-k176512.jpg)