enam belas

11 2 0
                                    

Rianti POV'S

Selamat membaca💓💓

Sepulang sekolah, rianti memutuskan untuk mengunjungi rumah Vanessa yaitu sepupu nya . Jarak ke rumah vanessa dari sekolah rianti cukup dekat. 10 menit diperjalanan rianti pun sudah sampai.

Tetapi sebelum ke rumah vanessa. Rianti memutuskan untuk membeli berupa makanan ringan dan minuman dingin. Soalnya vanessa sangat menyukai cemilan cemilan.

Rianti sudah berada di halaman depan rumah vanessa. Rianti baru saja ingin mengentuk pintu tersebut, tetapi gadis itu dengan lincah langsung membukanya.

"Belum diketuk juga, loh udah bukain" ucap rianti langsung memasuki rumah vanessa.

"Gue nungguin loh dari tadi. Gue laper gak ada nyokap"

"Emangnya tante Jenny kemana?"

"Biasa lah, arisan ibu ibu rempong"
"Gue laper. Loh ada bawa makanan kan? Cemilan gitu?"

"Kalau soal makanan ajah cepet, dasar rakus. Kayak nggak pernah makan ajah"
"Ini, gue beliin" ucap rianti sambil menyodorkan kantong plastik yang berisi cemilan.

"Makasih loh sepupu gue yang cantik" ucap vanessa mengedipkan sebelah matanya.

"Sama sama" ucap rianti jutek.

Drtttt Drtttt

Daniel💓 calling.....

"Rianti tuh hp loh bunyi. Ada yang nelpon tuh, cepetan angkat"

"Ambilin dong. Gue lagi mager nih"

"Aduhh nyebelin nih anak satu. Dasar manja!" gerutu vanessa.

"Daniel? Kok ada love love gitunya sih di samping nama dia?"
"Jangan jangan ini pacar loh yah, kok loh jahat sih nggak bilang bilang kalau loh udah punya cowok"
"Loh kan setia mau nemenin gue jomblo. Akhh nggak seru loh rianti"

"Aduhh apaansih bawel deh, dia bukan pacar gue. Nanti gue jelasin, tapi kasi hp gue dulu"
"Aduhh vanessa gue janji bakalan ceritain ini. Yaudah hp gue sinii!"

"Nihh" ucap vanessa sambil menjulurkan ponsel yang ia genggam ke rianti.

"Gue angkat dulu, ini lebih penting dari pada loh yahh. Hahahahahhaah"

"Giliran seneng gue yang ditinggalin. Giliran galau lari nya ke gue"
"Kenapa sih gue harus punya kakak sepupu seperti dia" ucap vanessa langsung menyalakan tv menggunakan remote yang di genggamnya.

Rianti pun langsung menekan tombol slide answer dan tersambung oleh daniel. Rianti langsung menyapa daniel dengan perasaan rindu. Sudah lama sekali daniel tidak menelpon rianti, biasanya hanya berkomunikasi lewat chattingan watsapp.

"Halo daniel"

"Halo rianti, kamu dimana? Udah pulang kan?"

"Udah pulang sih, tapi aku mampir ke rumah sepupu dulu"

"Oh gituh, pulangnya jangan ke sorean yah. Aku mau jemput mamaku di kantor dulu yah"

"Iya hati hati yah. Jangan lupa kabarin kalau udah nyampe"

"Okedeh. Assalamualaikum rianti"

"Waalaikumsalam daniel"

Setelah beberapa menit rianti berbincang dengan daniel melalui via telpon. Rianti pun kembali menemui vanessa yang sedang sibuk melahap keripik dan minuman dingin yang di bawakan rianti tadi.

"Nggak usah pake senyam senyum nggak jelas gitu. Ceritain sekarang, dia siapa?" ucap vanessa dengan nada juteknya.

Vanessa memang sangat dekat dengan rianti. Vanessa salah satu orang yang rianti percayai, terutama dalam hal curhat. Jadi tujuan rianti kesini selain berkunjung yaitu menceritakan awal kedekatannya dengan daniel sampai sekarang.

PromiseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang