19:30 Masih dengan pikiran yang sama.
Aku harus nanyain daniel soal ini. Aku nggak mau terus terusan kepikiran.
Rianti
"Malam daniel"Tak cukup menunggu lama, ponselku pun bergetar menandakan pesan masuk. Ku raih ponselku dan ternyata benar dugaan ku. Daniel memang sering memegang hp tapi dia sangat lama untuk memberikan ku kabar.
Daniel
"Malam juga rianti, maaf yah aku baru mau chat kamu tadi tapi langsung di suruh nyokap"Daniel
"Hehehe iya nggak papa kok daniel"Daniel
"Hehe kamu udah makan?"
Rianti
"Udah kok tadi, kalau kamu?"Daniel
"Udah tadi sama nyokap"
Rianti
"Bokap loh mana?"Daniel
"Bokap lagi ada urusan di luar"
Usaii berbasa basi dengan Daniel. Kini saat nya aku nanyain tentang sih Arsyila Romeesa itu.
"Daniel bakalan jawab apa yah?" ucapku cemas.
Rianti
"Nil, aku mau nanya sesuatu sama kamu, boleh?"Daniel
"Nanya apa rianti? Yah boleh lah"
Rianti
"Tapi janji yah kamu mau jujur sama aku?"Daniel
"Hmm iya"
Rianti
"Arsyila Romeesa dia siapa nil?"Daniel
"Ohh dia, dia itu adek kelas"
Rianti
"Ha? Aku juga adek kelas kamu, apa bedanya aku sama dia? Atau kamu memang nge-chat semua adek kelas yah?"
Daniel
"Riantii, maksud aku tuh nggak gitu. Dia nge-chat aku buat nanyain Rapor doang"
Rianti
"Ha Rapor?"
Daniel
"Hmm iya, jadi Rapor aku tuh di tahan sama wali kelas, dia cuman nge-chat aku dia nanya aku udah nerima rapor apa belum"
"Duhh aku emang bego, kenapa yahh langsung sensi sama daniel. Aduhh dipikiran aku tuh emang negative terus kalau soal daniel" ucapku kepada diri sendiri sambil menepuk jidatku
Rianti
"Ohh gituh, hehehe maaf yah udah salah paham"Daniel
"Hmm, kamu tuh yahh. Dasar tukang ngambek😏"
Rianti
"Ihh, kan aku cuma nanya. Sebel dehh😐"

KAMU SEDANG MEMBACA
Promise
Teen FictionKamu pernah berjanji kepadaku kamu akan selalu ada menemaniku dan melindungiku. Kamu pernah bilang status pacaran itu hanya sekedar, seseorang yang singgah dihidupmu dan membekaskan luka dihatimu. Dulu kau mengikrarkan sebuah kata yang membuat ku pe...