Jungkook POV.
"Kyaa ada Jeon Jungkook oppa!"
"Kyaa mereka tampan sekali"
"Jungkook oppa..."
"Suga oppa..."
"Park Jimin..."
"Kim Seok jin"
"Taehyung-shi"
"Jung Hoseok"
"Kim Namjoon"
Kira-kira seperti itu lah yang saat ini Jungkook dengar di telinganya. Para yeoja yang begitu histeris saat melihat kedatangannya mereka di sekolah itu.
Jeon Jungkook....
Aish... Menyebalkan. Apa mereka tidak bisa diam sehari saja melihat kami. Aku tau kalau aku ini begitu tampan. begitupun dengan ke enam teman-teman ku ini ( hoalah timpuk boleh gk ya🤔🤔 wkwkwk canda😂😂 aku tau lu emang tampan kook, tapi percaya diri kali kau bang🤣🤣 )
Tapi aku tidak suka melihat mereka yang histeris seperti itu saat melihatku dan teman-teman ku. Apa mereka tidak tau jika aku sangat terusik oleh teriakan-teriakan mereka yang memekakkan gendang telingaku.
Apa mereka tidak bisa diam sehari saja? Dasar yeoja-yeoja menyebalkan. Dengusku yang hanya bisa ku ucapkan dalam hati.
"Aish... Mereka itu menyebalkan sekali. Apa mereka tidak bisa diam?" Gerutu Jimin juga yang merasa terganggu oleh teriakan-teriakan itu. Dalam hati aku setuju dengan apa yang dia katakan barusan. Karena apa yang dia katakan itu benar, mereka memang sangat menyebalkan.
***
Dan saat kami berempat sampai di kelas pun kami kembali dapat mendengar teriakan itu lagi.
Ya hanya kami berempat, sebenarnya kami tadi datang bertujuh, tapi kami berpisah di depan kolidor sekolah mengingat kami tidak sekelas. Disini hanya ada aku, Suga, Jimin dan Taehyung karena kami memang berada di kelas yang sama. Sedangkan Namjoon, Jin dan J-hope tidak sekelas dengan kami tapi mereka bertiga sekelas. Itulah sebabnya kami tadi sempat berpisah di depan kolidor. Tapi kami akan kembali berkumpul di saat waktu jam istirahat berbunyi. Seperti itu seterusnya.
"Hahh...." Desahku lelah dengan ini semua. Kapan ini berakhir?
Jujur ini benar-benar melelahkan. Kenapa mereka begitu menyebalkan sih, yeoja-yeoja ini benar-benar berisik sekali. Tapi sepertinya pengecualian untuk yeoja kutu buku yang duduk di kursi tengah paling belakang yang bersejajar denganku tapi ada satu kursi yang menghalangi ku dengannya.
Ya aku juga duduk di kursi pojok paling belakang karena aku tidak suka duduk di depan maupun di tengah, itu membosankan. Ku perhatikan dia juga sama sekali tidak perduli dengan kehadiran kami.
Yeoja itu Park Jiyeon namanya.
Yeoja yang selalu menyibukkan dirinya dengan buku-buku tebal miliknya. Ia bahkan tak peduli dengan kami maupun teriakan-teriakan yeoja-yeoja lainnya. Satu hal yang membuatku heran bagaimana dia bisa masuk di sekolah yang ayahku buat untuk anak para pengusaha kaya ini. Setahuku juga begitu, karena ayahku memang membangun sekolah ini khusus untuk anak-anak para pengusaha kaya atau anak-anak dari chaebol lainnya.
Bahkan murid-murid yang bersekolah disini rata-rata adalah anak orang kaya semua, lalu dia, bagaimana bisa?
Apakah dia masuk melalui jalur beasiswa mengingat dia memang yeoja yang pintar. Tapi itu tidak mungkin. Selama aku sekolah disini aku sama sekali tidak pernah mendengar ada yang masuk melalui jalur beasiswa.
Rata-rata mereka masuk murni karena mereka memang anak-anak dari pengusaha kaya, tapi dia? Bagaimana dia bisa masuk ke sekolah ini? Aku bahkan tidak pernah melihatnya naik mobil ataupun di antar oleh supirnya menggunakan mobil mewah.
Setahuku dia selalu berangkat ke sekolah menaiki bus bahkan pulang pun begitu. Begitu banyak pertanyaan saat ini yang ada di kepala mengenai yeoja itu.
Siapa sebenarnya dia dan kenapa dia begitu misterius. Yeoja yang unik dan misterius pikirku tanpa sengaja sedikit menyunggingkan senyuman milikku.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE IN THE SCHOOL [END] ✔
FanfictionKu tak tau apa yang sebenarnya tuhan rencanakan. Tujuh namja terpopuler yang begitu sangat ingin ku jauhi kini dua diantaranya harus terlibat denganku. Satu sebagai sepupuku dan salah satunya yang selalu membully ku. Menyebalkan, sungguh menyebalkan...
![LOVE IN THE SCHOOL [END] ✔](https://img.wattpad.com/cover/146696055-64-k946897.jpg)