*typo dimana-mana. Kalau nemu typo comment aja biar bisa direvisi
***************************************
"CHICI!!" teriak seseorang dari ruang tamu
Gadis yang mendengar namanya di panggil itu hanya mengubah posisinya.
"CHICI!!!" panggil orang itu
Chici geram karena baru beberapa menit yang lalu melakukan ritual tidurnya kini harus terganggu.
"Hmmm" jawab chici malas
Dengan hati-hati gadis itu beranjak dari kasur agar tidur sodaranya tidak terganggu.
"Napa lo ngendap-ngendap kayak maling gitu" tanya seseorang dengan mata yang masih terpejam.
"Heheh lo lanjut tidur aja twins" sahut chici yang ingin ke lantai bawah menemui orang yang sedari tadi membuat namanya menggema di rumah.
"Hm"
Baru beberapa langkah menuruni tangga chici kembali mendengar suara itu.
"Wih anak kesayangan bunda kok mukanya ditekuk gitu?!"
"Gak kok" sahutnya sebal
"Ayo dong!! masa chici ngambek sama bunda"
"Bunda ih!! Gak liat apa anaknya baru datang baru mau istirahat eh ke ganggu"
"Heheh maapin bunda deh" ujar wanita paruh baya yang masih cantik itu dengan gaya dua jari.
Wanita paruh baya itu adalah bunda dari ghebi dan chici.
"Owww gituu Ayah jadi kacang?!? Ayah ngambek ih" laki-laki tampan berjas itu bergaya layaknya anak kecil ngambek karena tidak mendapat permen
"Ayah ii ngambekan" ujar chici kemudian memeluk laki-laki yang notebatenya adalah ayah dari chici dan ghebi.
"Ayah sama bunda rindu tauu!! Ditinggal 6 bulan serasa ditinggal 6 tahun!! Rumah kayak kuburan aja gak ada kamu ci!! Jangan pergi lagi yah, bunda serasa gak punya teman" ucap bundanya memeluk salah satu gadis itu yang secara tidak langsung membuat dua gadis ditempat berbeda itu tersenyum miris. Mereka merasakan hal yang sama karena sehati. Sehati eaa sehati suiit suiiitt🙊. (Stop thor ngerusak suasana aja lo-_-)
'Segitu bencinya ya kalian sama ebi sampai-sampai ebi udah dihadapan kalian, ebi masih saja gak di anggap' gumam gadis yang berada dibalik pintu, dengan susah payah ia menahan sesuatu yang mendorong ingin keluar dari matanya. Beleq kaliii🙊 (stopp thor!!! ngerusak lagi gue tarik tu bibir trus gue iket🔪😒)
'Kali ini lo harus sabar twins gue akan bantu lo agar mereka kembali natap lo' gumam gadis yang dipeluk oleh bunda.
"Udah deh kangen-kangennya chici mau bagi ole-ole" ujar chici lalu melepas pelukan bundanya dengan lembut.
"BIBI SINI DONG!" kini suara chici yang menggema didalam rumah.
"Iya non" sahut bibi sopan
"Ini buat bibi dan anak bibi dikampung" ujar chici kemudian memberikan paper bag warna merah
"Teruus ini buat mang ujang yaa, bibi aja yang ngasih" lanjutnya lalu memberi paper bag dengan warna sama
"Ini buat bundanya chici yang paling bawel" chici terkekeh dengan ucapannya sendiri, lalu ia memberi paper bag dengan warna jingga.
"Truus ini buat laki-laki tertampan didunia" lanjutnya kemudian memberi paper bag berwarna hitam kepada pria berjas didepannya.
Masih ada 1 paper bag di dalam kopernya tapi ia tidak memperlihatkan paper bag itu pada orang tuanya. Chici sengaja menaruhnya paling bawah agar tidak terlihat.
KAMU SEDANG MEMBACA
CaM/sam/
Teen Fictionhey readers, ini cerita aku yang kedua. Semoga kalian betah. Mohon bantuannya yah? jangan lupa vote dan koment♥ >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> kisah seorang gadis malang yang dikucilkan oleh keluarganya karena kejadian beberapa...
