chapter 6

22 3 2
                                    

Seminggu kemudian

Sejak seminggu yang lalu tak ada yang berani mendekati rania apalagi mengusik ketenangan dirinya

Rania,gita dan annisa seminggu ini mereka selalu berbuat ulah dari yang membolos,
berantem

Dan sering menjahili mereka bertiga selalu berbuat ulah kepada guru guru disekolah

Namun tak ada yang berani mengeluarkan mereka dari sekolah

Karena saham dan donatur yang ada disekolah ini milik ayah mereka

Selain itu mereka juga sering menjuarai olimpiade dan bakat mereka masing masing

Jadi tak ada yang ingin mengerluarkan mereka dari sekolah

Namun disatu sisi mereka bertiga selalu risi karena adanya the prince angel

"Rania mata lo kok sering berubah ubah sih"tanya gita yang kepo

"Dia berusahan bangkit"ucap santai rania sambil mengambil bantal dan guling

"Gue heran sama lo,lo itu cantik,pinter tapi kenapa lo kalau udah menyangkut cowok gak berani?"tanya gita lagi

"Git lo jangan nanya deh,daripada lo dihadiain piring cantik dari rania"ucap annisa memakan cake red velvet

Gita mendengus,
Sementara rania memejamkan matanya di sofa milik annisa

Mereka memutusakan untuk menginap dirumah annia dan selanjutnya dirumah rania

Skip

Kini rania berada di balkon kamar annisa sambil mendengarkan musik kesukaannya

Ia mengecangkan volume suara di hanphone nya

Tling...tling...

Suara hanphone gita berbunyi membuat gita membuka pesan

Nathan a
Malem sayang😚

Rania ar
Gak jelas banget sih lo

Nathan a
Aku jelas kok by

Rania ar
By,by palak lo peyang

Nathan a
Astaga kamu kok gitu sih sayang😣

Rania ar
Bener bener gila ya lo!!

Nathan a
Iya aku gila karena cinta kamu rania

Rania ar
Najis

Nathan a
Gak boleh gitu sama calon suami kamu

Rania ar
Bodok amat gue gak perduli

Rania segera mematikan hanphone nya dan melihat ke belakang kalau gita dan annisa tertidur

Iya memutuskan untuk ikut tertidur namun di sofa balkon ditemani sejuk malam.

Mentari menyinari wajah rania,ia mengerjapkan berkali kali dan melihat jam di  hanphone

"08.20"batin rania
Ia mengecek hanphonenya lagi

Line
Nathan a:40 chat
Mommy:1 chat
Black rose:20 chat
Sky blue:14 chat

Ia mematikan hanphone nya dan berjalan menuju ke arah gita dan annisa

"Woy lo pada bangun kagak,atau gue bikin lo jadi makanan gue pagi ini"ucap rania

Seketika mereka berdua membuka matanya dan berlari ke kamar mandi 

Aga menggelengkan kepala nya melihat tingkah laku sahabtnya itu

"Gini terus ya,kalau perlu jalanin semuanya bersama sama sampai gak ada yang boleh misahin persahabtan kita kecuali maut"batin rania

Ia segera menuju ke kamar mandi bawa dan tak lupa ia membawa baju sekolah

Buat persahabatan yang kita jalanin itu bertambah kuat dengan adanya kita bersama selamanya,
buat persahabatan ini semakin lama semakin kuat dengan cara menyemangati satu sama lain,dan selalu menyelesaikan masalah dengan bersama sama dan senyuman agar mempermudahkan masalah
                     -author-

falling in love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang