Nae Ri tertidur karena terlalu lelah bekerja hari itu. Tadinya Ho Seok menemaninya, tapi lelaki itu sudah pergi. Meninggalkan segelas susu untuk diminum Nae Ri esok harinya.
Ia tidak diperbolehkan sekolah oleh ibu tirinya. Tapi karena Nam Joon sedang bekerja, punya uang banyak, ibu jadi bersikap baik dihadapan Nam Joon. Menyayangi Nae Ri dengan penuh akting.
Ia diperlakukan seperti pembantu. Ho Seok bahkan berniat mengadu kepada Nam Joon perihal ibunya, namun tante Goo selalu berhasil lolos. Dan itulah yang membuat Nae Ri selalu merasa bahwa kebaikan tidak ada yang berpihak padanya.
Nae Ri muak. Tentu saja. Namun dengan sikap ibu yang sebaik itu, tentu Nam Joon takkan percaya apa yang dilakukan ibu padanya.
Jika Nam Joon bertanya, bagaimana sekolah Nae Ri, ibu pasti akan berbohong. Bilang bahwa Nae Ri selalu dapat peringkat tiga besar di sekolah. Mendapat banyak teman dan terjamin hidupnya.
Ibu tentunya tak perlu khawatir Nam Joon akan pulang mendadak karena itu takkan pernah terjadi. Dia licik. Semena-mena.
Dia bukan ibu Nae Ri dan ibu Nam Joon. Sejujurnya mereka berdua hanyalah anak titipan. Sama sekali tidak ada hubungan antara ia maupun orang tuanya.
Hanya sebatas sahabat yang berkhianat.
