Tae Hyung sedang makan siang di dapur dengan kimbap saat Nae Ri menghampirinya. Eonni sedang pergi bekerja di hari rabu ini.
"Kenapa?" tanya Tae Hyung. "Lapar? Mau?" disodorkannya sekotak kimbap ke arah Nae Ri.
"Tidak. Aku hanya ingin bertanya." Nae Ri mengigit bibir. "Aku adalah buronan seorang preman, apa tak masalah jika aku terus menerus tinggal disini?"
Tae Hyung berhenti mengunyah. "Selama kau bisa bersembunyi dengan baik, itu tak masalah." jawab Tae Hyung. "Eonni seorang polisi, dan kita adalah atlet taekwondo. Kurasa kita bisa bertahan dengan itu."
Nae Ri mengangguk. "Tapi mungkin, jumlah mereka ada banyak dibanding saat mereka mengejarku waktu itu."
"Bisa jadi." Tae Hyung memasukkan sepotong kimbap lagi ke mulutnya. "Jadi usahakan jangan sampai ketahuan."
