"Nae Ri senang tinggal disini." ujar Tante Goo. "Aku juga bahagia bisa merawatnya dan melihat ia bermain bersama Ho Seok. Ia bahkan menjadi murid berprestasi di kelas."
Ho Seok melihat ibunya datar. Itu semua perkataan dusta. Bohong. Itu semua tidak pernah terjadi dalam keseharian Nae Ri.
Nam Joon mengangguk-angguk sambil mengelus kepala Nae Ri. "Apa uang yang kukirimkan setiap bulan cukup untuk keluarga dan kebutuhan sekolah Nae Ri?"
Nae Ri diam. Wajahnya datar. Entah keberapa kalinya Tante Goo sudah berbohong kepada Nam Joon hari ini.
"Sangat cukup. Ia menggunakan uangnya dengan baik."
Persetan dengan uang! Nae Ri sama sekali tidak pernah dapat uang saku, apalagi untuk sekolah ia dilarang. Menggunakan uang dengan baik apanya? Jelas-jelas uang Nam Joon dipergunakan secara pribadi oleh Tante Goo.
Mengarang cerita saja.
