25)

26 5 2
                                    

Mata Nae Ri membelalak saat Tante Goo menunjukkan pisau dapur dihadapan gadis itu. Nae Ri menggeleng. Air matanya bercucuran. Ia melempar tante Goo dengan bantal, tapi tak cukup untuk membuatnya terjatuh.

"Jangan kabur, curut kecil!" Pisau tajam itu berhasil menggores luka dalam di lengan kanan Nae Ri. Ia berteriak kesakitan. Lau melempar ibu dengan bingkai foto orang tua kandungnya yang terletak di atas nakas.

Maafkan aku, ayah, bunda.

Ibu meringis saat merasakan darah mengalir di pelipisnya. Lalu mengumpat kesal ketika ia sadari bahwa Nae Ri sudah kabur lewat pintu belakang.

Sementara suara mobil diluar membuat ia melempar pisau ke sembarang arah.

"Sial!" katanya keras. "Bisa mati aku jika begini."

Let Go | Bangtan Fanfiction |Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang