Kini waktu menunjukkan pukul 08.00 malam.
Bintang dan Ilona baru saja selesai berbelanja. Dan mampir ke sebuah kafe di mall.
Ilona membuka account instagramnya.
"Bi..liat kamera,bi" titah Ilona sembari memegang ponselnya.
Tanpa instruksi, Bintang pun segera berpose konyol
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kemudian, Ilona menambahkan ke dalam snapgramnya.
"Eh, lon. Sebenernya tadi Daryl ngajak nonton malem ini" Kata Bintang tiba-tiba.
"Terus gajadi?" Tanya Ilona.
"Kan gue ada janji sama lu" Jawab Bintang.
"Yaelah. Padahal tau gitu gue juga mau nonton" Jelas Ilona
"Yaudah. Gue kontak Daryl ya?" Usul Bintang.
Ilona hanya mengangguk karena kini dia sibuk melahap makanannya.
Bintang mengetik pesan untuk Daryl.
Ryl, ayo nonton. Gue sama Ilona tunggu di bioskop ya
Setelah itu, Bintang memasukkan ponselnya ke dalam tas dan mulai menyantap hidangannya.
★☆☆☆★
"Jadi, kita mau nonton apa?" Tanya Daryl kepada Baron dan Naren.
Mereka berdiri di depan mesin tiket. Menatap jadwal tayang malam ini.
"Gimana kalo Midnight man?" Usul Daryl. Namun Baron dan Naren tidak mengubrisnya. Mereka masih menatap deretan film yang tayang malam ini.
"Yaudah" Kata Naren menyetujuinya.
"Lu serius mau nonton begituan? Genre filmnya si Horror tapi ceritanya thriller." Kata Baron memastikan.
Naren hanya mengangguk kecil.
"Lah emang kenapa?" Tanya Daryl setelah mendengar pertanyaan Baron.
"Gapapa" Jawab Naren sembari menepuk bahu Daryl.
"Serius?" Tanya Daryl lagi
"Iyya" Jawab Naren enteng
"Oke kalo gitu" Ujar Daryl yang kemudian segera memesan tiket.
Tak lama kemudian Bintang dan Ilona sampai di bioskop.
"Daryl udah dateng?" Tanya Ilona memastikan.
Bintang mengangkat kedua bahunya. "Dia belum jawab pesan gue" Ujar Bintang.
"Nah itu Daryl" Ucap Ilona sembari menunjuk ke arah pria yang kini sedang duduk dan meminum jusnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DECEMBER
Fiksi RemajaKarena kamu tidak tahu alasan tuhan melibatkan kita dalam skenario rumit ini
